Original Sender : "agust" <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
>> >Emang yang VBR file sizenya sedikit lebih tinggi sih, ... tapi apa worth
it
>>
>>
>> Buat gue worth it, soalnya sudah pernah melakukan coding antara Xing lama
>> dengan Xing baru yang pakai VBR, dan hasilnya signifikan
nah, kalo xing baru pake vbr dgn encoder ISO-based itu
bagusan mana ya?
katanya kan ISO-based paling bagus
tapi bladeEnc vers. 0.82 gak ada tuh option VBR
> Hhmmm, gimana kalo gue bilang VBR itu bagusnya untuk bikin MP3
> dari source yang dinamiknya lebar ?
> Gue baru cobain ngebandingin ... he, he ,, tapi kok telinga gue bilang
> sama aja tuh ... Mungkin harus dengan sampel yang khusus ya ...
> Yang dimaksud signifikan tuh apanya ?
signifikan = kerasa lah bedanya
dulu pernah encode lagu salah satu lagu Potret
(kalo gak salah judulnya Salah dan/atau Mak Comblang)
kalo pake 128kbps, hasil kasar...
pake 256kbps baru bagus
encodernya fraunhoffer (sp?) tapi versi lama (th '97)
dari beberapa puluh lagu yg pernah diencode,
hanya lagu itu (plus satu lagu lainnya) yg kualitasnya payah
di 128kbps...
masih enggak yakin apakah masalah encodernya
atau memang karakteristik lagunya
kalo punya sourcenya coba saja lagu itu...
xq.
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------