Original Sender : "Ryan RWP" <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------


> Original Sender : Gusur <[EMAIL PROTECTED]>
> ---------------------------------
>
> itu berarti lagunya di encode pake mode VBR (kalo enggak salah
> Variable Bit Rate) yang memungkinkan bit rate-nya berubah-ubah.
> Xing Encoder bisa merubah wav2mp3 pake mode VBR, katanya sih jadi lebih
> effisien, contoh simplenya jika diawal lagu cuma ada voice dari satu alat
> musik kemudian ditengah lagu lagunya jadi rame --> bit ratenya otomatis
> berubah dari kecil ke besar....
>
> semoga penjelasan gua enggak salah

Ternyata apa yang dikatakan Um Tomita, Um GP, dan beberapa Um lainnya
termasuk Um Gusur bener euy. Ane nyoba lagu Evitamala yang dangdut ratenya
tetap, tapi begitu ane nyoba lagu baru kayak Hearthbreaker Carey bitratenya
berubah-ubah. Tapi rasanya kuping ane nggak terlalu bisa mendapatkan
perbedaan kwalitas antara kedua model encode tersebut. Adakah keuntungan
yang diperoleh dengan model VBR dibandingkan dengan yang lama?


Regards,
Ryan RWP

----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by   : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg   : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe  : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------

Kirim email ke