Original Sender : Dedhi Sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
At 09:35 PM 12/26/1999 , ~Tom~ wrote
>Original Sender : "~Tom~" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Maksudnya CD aslinya ? Wah gue nggak tahu ... nggak ada keterangannya.
>Apa mungkin ada inkompatibilitas dalam hal bit ? Masalahnya adalah
>pada CD yang sama, track lainnya diripping berhasil ... hanya track
>ini yang bandel. Kalau gue sih ngeripnya di 16 bit.
>Di Cool Edit bisa sampe 32 bit ... tapi gue belum coba.
ah ya, you are right. Track lain sukses yah. WAlau ini sebenarnya tidak
bisa jadi ukuran, karena mastering track per track bisa aja lain. Cuman
pingin share pengalaman, aku kalo ripping CD Telarc 20 bit pakai WAVE
format yang 16 bit, suaranya jadi terasa "ceper"
>Yes ! Saya juga udah lakukan itu WAVnya juga sama mengandung cacat.
Bisa karena dua sebab :
1.Memang track-nya cacat dalam mastering, alias banyak discontinued signal
dalam rekaman aslinya. Ini bisa terjadi karena waktu mastering dari analog
ke digital ada kesalahan, seperti terjadi overdrive. Atau karena sumber
suaranya terlalu kompleks --> nanti lihat oversampling
2.Pembacaan CD ROM salah, ini karena CDROM sebenarnya tidak membaca
berurutan, tapi sepotong demi sepotong yang saling beririsan satu sama
lain. Nah menentukan irisannya ini agar bisa disambung sambung seperti kita
menyambung foto-foto jadi foto panorama, adalah dengan pengenalan pola.
Jika pattern matching ini gagal, ya hasil ripping jadi rusak. Nah kalo ini
coba kamu pisahkan masalahnya dengan cara pakai CD ROM lain, dan ripping
pakai software lain dengan teknik yang paling konvensional. Audio Catalyst
terkenal dengan ripping speed yang tinggi karena pakai buffered burst
copy-nya, mungkin kamu kudu coba pakai ripper yang lebih orthodox, yang
sequential atau synchronized dan pakai ripping speed 1x.
>Anehnya Track itu kalau diplayback biasa, nggak mengeluarkan cacat itu.
>Alias mulus aja seperti suara CD audio yang normal.
Di dalam CD player audio ada yang namanya oversampling. Ini gunanya
sebenarnya dulu untuk menghilangkan suara "dry" akibat bentuk waveform
digital yang bentuknya step, bukan continuous. Jaman dulu biasanya dipakai
Low Pas Filter, tapi karena memberi cacat harmonisa, maka sekarang dipakai
teknik oversampling. Teknik oversampling ini mungkin kalau belum tahu
adalah dengan menggunakan interpolasi antara dua titik data. Jadi misalkan
sinyal asli adalah disample dengan 44.1 KHz, jika kita melakukan
oversampling 2 kali, pada 88.2 KHz, maka setiap dua titik sinyal akan
diinterpolasi dengan sebuah data yang harganya ada di antara dua titik
sinyal itu.
CD player jaman sekarang (tepatnya DAC-nya) minimal punya oversampling
4-6x, bahkan di tahun 1989 aja sudah ada Wadia 2000 yang bisa 20x oversampling.
So jangan kaget kalau ada rekaman yang sebenarnya "cacat" karena sinyalnya
discontinue, tapi bisa terdengar mulus karena adanya oversampling tadi.
>FYI: ini untuk ngerip Beethoven's Symphony no.7 - Presto.
Hmm ini kali kenapa rekamannya susah. Symphony no 7 kan keras dan cepat yah
(presto dan more than ff kali yah)
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------