Original Sender : Ronny Manaen <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------
Bahaya Closed-Source Computing
oleh
Sam <[EMAIL PROTECTED]>
http://linindo.cakraweb.com
Di dalam dunia usaha, mengurangi resiko merupakan hal yang penting bagi suatu
perusahaan. Biasanya perusahaan memiliki beberapa sumber daya sehingga bila salah
satu sumber daya mengalami gangguan maka perusahaan bisa mengambil sumber daya dari
tempat lain. Sebagai contoh bila perusahaan Compaq mengalami gangguan dengan suplier
hard-disk untuk komputer Compaq maka Compaq bisa berpindah ke suplier hard-disk
lainnya dengan mudah. Perusahaan cenderung untuk mengurangi resiko dengan menghindari
ketergantungan pada suatu sumber tertentu apalagi bila menyangkut komoditas utama dari
perusahaan tersebut. Monopoli ! itulah kata kunci yang harus kita hindari, pernahkah
kamu-kamu berpikir bagaimana jika PT. Bogasari ( satu-satunya pemasok tepung untuk
membuat Mie ) tiba-tiba menaikkan harga tepung ? maka otomatis harga tepung di seluruh
Indonesia akan naik dan seluruh pabrik pembuat supermie akan menaikkan harganya juga
karena mereka mengambil bahan baku hanya dari satu sumber.
Industri perangkat keras komputer telah berkembang selama 25 tahun terakhir ini.
Perangkat keras telah menjadi komoditas bisnis. IBM dengan Personal Computernya
dengan mudah mengalahkan industri minicomputer dengan sangat mudah. Karena dengan PC
kamu bisa sesukanya untuk mengupgrade bagian-bagian tertentu dengan tidak tergantung
pada satu vendor tertentu misalnya untuk hard-disk kamu bisa membeli merk Quantum atau
Seagate, Western Digital, IBM dan lain sebagainya sehingga konsumen mempunyai kuasa
untuk menentukan pilihannya. Itu sebabnya minicomputer tidak berkembang karena
konsumen tidak diberi kuasa untuk memilih sesuai 'selera'-nya. Bertahun-tahun
perusahaan-perusahaan minicomputer berusaha untuk mempengaruhi pasar dengan
rumour-rumour seperti PC hanya untuk mainan saja, tidak bisa menangani masalah-masalah
yang genting. Namun tetap saja seluruh mata menuju pada PC dan minicomputer akan mati
secara perlahan.
Mengapa hal ini sangat berhubungan dengan Open-Source ? Hal ini karena situasinya
yang tidak jauh berbeda. Tidak ada satu perusahaan pun yang mau terikat pada strategi
perangkat keras yang tertutup seperti minicomputer. Sama seperti mereka terikat pada
satu sumber untuk dukungan purna jual dan pasokan barang. Mengapa harus terikat pada
satu suplier ?? Bukankah lebih baik bila ada banyak plihan ?!
Strategi closed-source menempatkan perusahaan pada resiko bisnis yang serius.
Bagaimana bila suatu waktu Microsoft menetapkan untuk menuntut hukuman seumur hidup
bagi mereka yang ketahuan memakai perangkat lunak bajakan ?? Apakah perusahaan kamu
masih akan terus memakai Windows bajakan ?? Saya rasa dengan berat hati kalian akan
mulai melirik Linux.
Pernahkah terpikir oleh kamu bila Microsoft melakukan sesuatu dibelakang kita ??
Seperti pada saat kamu browsing, Microsoft mengirimkan informasi-informasi tertentu
yang ada di komputer kita ? Kita tidak pernah mengetahuinya karena Windows adalah
Closed-source sedangkan bila kita mencoba untuk melakukan debugging maka bisa-bisa
dituntut karena melakukan software re-engineering. Itu sebabnya lembaga-lembaga
tinggi di Amerika seperti NASA, FBI, dan lembaga penting lainnya tidak memakai
Windows, mereka memakai Linux yang Open Source dengan alasan lebih reliabel (karena
mereka telah membongkar source-code-nya sehingga dapat dipastikan tidak membahayakan
bagi lembaga mereka), selain itu dengan menggunakan Linux maka mereka tidak tergantung
pada suatu produk tertentu.
Closed-source sama sekali tidak memiliki keuntungan bagi konsumen bahkan
seringkali konsumen berada pada posisi yang terpojok. Pernahkah kamu membaca seluruh
End User License Agreement dari Microsoft Windows ?? Mereka mengikat pembeli dengan
mengatakan bahwa Microsoft tidak bertanggung jawab terhadap software bug serta akibat
yang ditimbulkannya, dengan demikian kita tidak bisa menuntut Microsoft bila tiba-tiba
Windows nge-format hard-disk kita tanpa sengaja karena kesalahan pada rundll-nya.
Coba lihat pengeluaran perusahaan kamu untuk Y2K, lihat berapa banyak biaya untuk
upgrade karena kamu tidak punya hak untuk memperbaiki sendiri permasalahan Y2K.
Sebuah biaya yang sangat mengejutkan bagi produk yang terus menerus meminta hardware
yang powerful.
Dalam lingkungan software Open-source kamu diberi hak untuk memodifikasi.
Source-code bukanlah sesuatu yang sakral. Kalau vendor kamu tidak mendukung kamu,
maka kamu bisa pindah ke vendor lain. Kalau software-nya tidak bekerja dengan paket
yang lain maka banyak pemecahan yang tersedia. Kamu tidak hanya terikat pada satu
suplier yang bisa-bisa menolak memberitahu cara untuk memakai produk dari saingan
mereka.
Pada lingkungan produksi yang vital, semua komponen ada cadangannya. Tidak ada
yang mau mengambil resiko kalau suplier satu-satunya tiba-tiba menelpon dan mengatakan
"harga kami naikkan dua kali lipat" atau yang lebih buruk "PT. PTW telah membeli kami,
jadi kami tidak bisa men-supply pada perusahaan anda lagi". Biasanya pada bagian
vital mereka memiliki beberapa suplier. Kalau ada suplier yang meminta uang terlalu
banyak mereka bisa pindah ke suplier yang lainnya. Kalau kamu beli mobil dan bengkel
lokal tidak mampu menangani mobil kamu maka kamu bisa membetulkannya di bengkel lain.
Open-source adalah model yang kita gunakan di hampir seluruh industri. Kamu bisa
membeli mobil dari dealer yang berbeda namun mobilnya tetap saja sama, tidak mungkin
kan kalau di dealer A kamu membeli BMW tapi dikasi Mercedes. Kamu bisa mendapatkan
bonus tambahan pada dealer tertentu misalnya ada beberapa dealer yang menawarkan mobil
dengan paket alarm, ada juga yang menawarkan mobil beserta dengan asuransi, namun
tetap saja semuanya menawarkan mobil. Kalau kamu pakai Slackware maka utility
networkingnya lebih lengkap, kalau kamu memakai Red Hat maka instalasinya biasanya
lebih mudah. Dengan kata lain mereka memiliki brand name dan mereka memiliki sesuatu
untuk ditawarkan. Kamu bisa mengemudikan mobil dari dealer mana saja. Kamu bisa
berpindah membeli mobil dari dealer lain tanpa belajar menyetir ulang sama seperti
kamu berpindah vendor linux.
Kamu juga bisa membetulkan mobil kamu sendiri karena lebih murah, kamu juga bisa
memodifikasi mobil kamu karena itu sangat menyenangkan. Sebagai seorang pemilik mobil
kamu berhak melakukannya karena barang itu telah menjadi milik kamu. Kamu bisa
memanggil montir di belakang rumah untuk membetulkan mobil kamu atau kamu bisa pergi
ke bengkel terkenal, atau kamu bisa coba membetulkannya sendiri, semuanya terserah
kamu, bila kamu ingin menambah sayap di mobil kamu maka tidak ada satu orangpun yang
dapat melarang begitu juga dengan Linux, kamu bisa membetulkannya sendiri, atau kamu
bisa pergi ke perusahaan besar seperti Red Hat untuk meminta bantuan atau kamu bisa ke
kelompok pengguna linux daerah kamu. Dalam lingkungan perusahaan dikenal istilah
kepemilikan seluruhnya. Kamu juga bisa memilih siapa yang akan membetulkan mobil kamu
atau membeli mobil lain yang berbeda tipe tanpa masalah. Kalau kamu ada masalah
dengan suplier yang satu kamu bisa berpindah ke suplier yang lai!
n - sama seperti Open-source.
Hal menarik lainnya adalah akreditasi. Banyak orang mengenal mekanik yang jelek
dari mekanik yang jelek juga. Pabrik mobil meng-akreditasi perusahaan atau individu
yang dirasa menawarkan standar yang tinggi. Perusahaan mempertaruhkan brand-nya pada
mereka yang di-akreditasi. Kalau dealer BMW mengecewakan kamu, maka kamu menyalahkan
BMW, tidak hanya dealernya. Dalam dunia Linux juga ada akreditasi seperti Red Hat
Certified Engineer.
Kalau kamu kenal dengan mekanik murah yang bagus maka kamu bisa menggunakannya.
Orang yang menemukan bengkel lokal yang bagus akan selalu setia pada bengkel tersebut.
Kalau kamu tahu perusahaan linux lokal yang bagus, dan kamu memilih sentuhan lokal
dan menjadikan kamu bisa berbicara face-to-face dengan seseorang yang ingat akan
masalah kamu sebelumnya, maka kamu bisa memilih orang tersebut. Dalam dunia
open-source mereka bisa melakukan lebih dari sekedar berbicara, mereka punya akses
yang sama terhadap source-code dan hak yang sama untuk memodifikasinya. Banyak orang
membicarakan keuntungan open-source hanya pada harga dan kemampuannya. Mereka
melewatkan keuntungan terbesar dari open-source. Open-source bagaikan komoditas
produk dalam pasar yang berkembang. Ini tentang kompetisi, pilihan dan meletakkan
kekuasaan di tangan konsumen. .
Satu alasan BeoWulf bisa sangat sukses karena BeoWulf dijalankan pada open-source
yang menggantikan hardware tertutup (mainframe) dengan PC biasa. BeoWulf mengambil
pasar yang sebelumnya dikuasai oleh mainframe.
Tulisan ini dibuat bukan untuk memojokkan suatu produk tertentu, tapi hanya
mencoba membuka mata para pengguna komputer di Indonesia akan bahaya dari
closed-source computing yang kebetulan dipraktekkan oleh suatu perusahaan perangkat
lunak. Penulis tidak memiliki dendam pribadi dengan Microsoft, bahkan penulis masih
menggunakan beberapa produk dari Microsoft ( produk yang asli tentunya ).
_____________________________________________________________
Dapatkan email gratis dari kafegaul.net --> http://www.kafegaul.net
----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------