Original Sender : "Emil Juni" <[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------


> Original Sender : Dedhi Sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
> ---------------------------------
> >bukan, hdd yang linux bukannya 'berubah' jadi c, tapi linux itu mempunyai
> >cara penamaan yang 'ultimate' (apa sih istilahnya?), buat menandai
> >hardrive, jadi kalau kamu menginstall linuxnya di hda1, ya pada saat
> >booting dia akan cari hda1, sementara hda1 itu secara fisik adalah
> >'primary master' , jadi ya nggak bisa diinstall sebagai master, lalu
> >kepingin dijalankan sebagai slave... pasti bubar kalau ditukar2
begitu....
>
> LILO-nya diubah aja, supaya target boot partition dan kernel location-nya
> menunjuk ke tempat baru.
> Justru itu enaknya *nix, main main di file kayak jaman DOS dulu =)
> Cuman itu kalo pakai LILO lho

betul banget, tapi kan gue assume gue sedang bicara sama newbie linux, yang
masih bingung kenapa komputernya nggak bisa boot setelah harddisknya ditukar
jadi slave... heheh..

btw, kalau pake loadlin malah lebih enak lagi, ngerubahnya tinggal di
parameternya aja kan ? iya kan ? gue malah nggak pernah pake loadlin, pernah
nyoba sekali (itu juga gara2 install ulang windows, jadi lilo-nya ketimpa
dan nggak punya boot disk), akhirnya diinget2 deh gimana caranya.. cari
kernel yang generic.. terus boot... walaupun ngaco2 karena modulnya udah
beda2... yang penting bisa masuk sebagai root, /sbin/lilo , dah... beres
lagi... he-he...


emilr


----------------------------------------------------------------
Compu-Mania MailingList is provided by PT Centrin Utama
Maintained by   : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg   : Send mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe  : Mail to [EMAIL PROTECTED]
BODY : unsubscribe Compu-Mania
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------

Kirim email ke