At 03:06 PM 2/27/2000 , --> Tom ! wrote
>Ini soal audio editing ...
>Gue masih ragu sama yang namanya normalizing :
Normalizing = dynamic bandwidth tetap, namun posisi minimum / maximum digeser.
Misalkan bandwidth alat kamu 0-100, kemudian badwidth audio kamu
30-70. Audio ini bisa digeser ke 60-100. Karena reference point kita
adalah titik 100, maka kita bilang normalizing to maximum deviation at 100.
Inget inget kalo bandwidth audionya tetap 40 (100 kurang 60 atau 70 kurang 30)
Compression = merubah dynamic bandwidth ke suatu harga tertentu. Bisa
secara linear, misalkan 2:1 (membagi setengah) atau based on frequency,
misalkan frequency high di cut levelnya jadi ke harga tertentu. Compression
ini rada rumit karena banyak sekali parameter yang bisa diadjust. Kalau
pernah baca baca manual audio compressor pasti jadi ngerti banyak gunanya.
COba elo main main alat effek guitar yang digital deh, di situ biasanya
lengkap fasilitasnya. Yang bikin bingung, biasanya compression ini
disatukan dengan fungsi limiter dan normalizing.
TApi kunci perbedaan dibandingkan dengan normalizer adalah bahwa dynamic
bandwith keluaran berubah dari dynamic bandwidth asal.
--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
More info: [EMAIL PROTECTED], body: help