From: Dedhi Sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
At 06:10 PM 5/18/00 , FYW wrote
>From: "FYW" <[EMAIL PROTECTED]>
Permasalahan kamu itu bisa jadi asalnya dari networknya, atau MS Windowsnya
sendiri.
Kalo Windows, sorry kagak bisa bantu soalnya tidak begitu tahu soal windows
akibat kepercayaan saya yang rendah akan reliabilitasnya.
Tapi kalo network, OK lah, mari kita cakap sikit.
>Lab ini terdiri dari:
>1 server: P3550 256ram hd10gbscsi
>cdrw nicdlink10/100 Win 2000 advserv.
>6 workstation: p3500 128ram hd 8,4gb
>cdrom nicd-link10/100 win2000 pro
>dan 3 workstation lama p150 ram 32mb
>hd 1.7gb lantech 10/100 win95
Check dulu, semua NIC sudah di set ke 100 dan half duplex ? Jangan gunakan
autonegotiate, tapi bener bener di-force manually
>peralatan pendukung lainnya adalah
>hub 10/100 d-link dan lantech 10/100
>masing2 8 port.
Bisakah semua hub di forced ke 100 ? Autonegotiate dimatikan ?
Autonegotiate sering bikin gara gara soalnya.
Kemudian saya lihat ada 2 hub, apakah problem terjadi kalau mesin server
dan workstation ada di hub yang berbeda ? Atau terletak di hub yang samapun
tetap bermasalah ?
Apakah semua cable sudah Cat 5 kualitasnya ?
Apakah pembuatan cable sudah sesuai standar untuk 100, dimana pin 3 dan 6
dari pair yang sama ?
>karena pemakai lab ada sekitar
>55 orang setiap minggu maka
>LAN diset dengan domain
>(u/ menghindari pensetan berulang
>-ulang kalau ada perubahan)
Kalau tidak ada domain bagaimana ? Apakah masalah juga timbul ?
>Masalahnya sampai saat ini ws
>lama dengan win95 belum bisa
>connect ke server dan hanya bisa
>kontak antar ke tiganya saja.
Sudah baca mail dari temen temen yang membahas bahwa Win95 kudu login ke NT
Domain, atau untuk peer to peer sekalipun kudu sama login Windows lokalnya
dengan yang ada di server ?
>Ws yg sudah terhubung ke server
>kadang lama sekali verifikasi
>applying personal setting dan
>loading profiles.
Wah ini tidak tahu
>Kadang domain server tidak
>bisa dihubungi dari beberapa
>ws.
Idem
>Kadang ada ws yg tidak terlihat
>dari server.
>printer yg disharing juga sering
>lambat responnya.
>
>Secara fisik semua NIC bekerja
>normal led menyala dan tidak
>ada konflik resource, di hub
>semuanya juga terhubung
Maksudnya di hub semu terhubung ? Kan anda punya 16 port ? kalo di stack
berarti kan 14 port, kalo ada 10 komputer yang 4 lagi kemana ?
>di systray hubungan LAN
>juga normal packet yg diterima
>termasuk tinggi.
Packet tinggi belum tentu menjamin bahwa itu packet yang benar.
Gunakan software untuk deteksi packet (network analyzer), kalo anda belum
punya uang, mungkin bisa rada rada steal dikit :
a.Lan Explorer, ini download dari www.intellimax.com, demo 15 hari fully
functional
b.Lan Oberver, ini ada cracknya di astalavista
c.EtherPeek, ini beredar di CD bajakan M2M
Dari situ anda bisa lihat apa yang terjadi dalam network, apa banyak packet
yang corrupt/drop sehingga perlu banyak retransmission, atau ada double
packet, atau ada storming (ada mesin yang chatty)
Coba lakukan test transfer data antara 2 mesin bergantian, kemudian hitung
waktu yang diperlukan untuk transfer tersebut
Bisa pakai cara copy copy file, atau FTP antar mesin, gunakan file yang sama.
PEngalaman saya, file 50 MB kira kira makan waktu 4-6 detik untuk dicopy
via network (NFS) atau 8-10 detik untuk FTP
>Ip address yg digunakan
>adalah 10.10.1.x
>dari beberapa site
>rata2 digunakan ip 196.128.x.x
>apakah ada pengaruhnya?
Gak ngaruh, asalkan dalam network sendiri. Tapi apa subnetmask yang kamu
pakai ?
>Apakah penggunaan kabel
>stp akan menjamin network
>lebih stabil di banding
>kabel utp?
Ya, tapi dalam kondisi extreme misalkan di pabrik, dekat welding machine
atau rotating machinery. Pengalaman bertahun tahun membuktikan bahwa dalam
kondisi kantor atau kampus normal, UTP is more than enough, do not need to
jump to STP
Cuman yang kudu diawasi itu cara perkabelannya :
a.pin 3 dan 6 kudu dari pair (twist) yang sama, karena mereka akan saling
cancelling noise
b.konektor RJ-45 kudu bagus, gold coated is preferred
c.kabel nancep dengna rapat ke RJ-45, pair twist yang dibuka untuk memasang
kabel kudu seminim mungkin.
d.kabel tidak bleh tertekuk
Ingat dalam UTP kabel TX dan RX itu terpisah, oleh karena itu kalau menguji
transfer file kudu dilakukan dari 2 komputer bergantian.
Duh enaknya pakai *nix, gak perlu jalan jalan, tinggal telnet :)
>Di eventviewer ada catatan
>win32 error apa maksudnya?
Wah embuh, tapi kok kayaknya problem kernel yah
>Yg dibutuhkan adalah
>print server,scanserver dan
>kadang transfer file ke server
>serta catatan seluruh user
>yg log-on apakah ada cara
>lain/protokol lain yg lebih stabil
>dari tcp/ip?
TCP/IP adalah yang paling stabil
--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help