From: "bambang budiarto" <[EMAIL PROTECTED]>
Dear Mukti,
Anda benar. Meskipun tidak semua, tapi sebagian besar memang 100 - 110 V.
Alasannya saya tidak tahu persis, tapi mungkin karena tradisi dan safety.
Bila ditinjau dari sisi penyedia energi listrik, sebenarnya mereka lebih
cenderung menerapkan tegangan yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena
makin tinggi tegangan, berati makin kecil arus (untuk daya yang sama). Bila
arus makin kecil, maka penampang kabelpun jadi semakin kecil. Ini berarti
biaya distribusi (harga kabel, tiang dsb) menjadi lebih murah.
Ciao.
BB
>From: Mukti <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [Compu-Mania] [OOT] Tegangan listrik
>Date: Mon, 11 Sep 2000 07:25:18 +0700
>
>From: Mukti <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Benar tdk sih bhw tegangan listrik di negara2 maju spt Jepang, AS, dan
>negara2 Eropa adl 110V? Kalau ya, apa sih untung-ruginya antara 110V
>dan 220V?
>
>--
>Thanks
>
>
>--
>Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama
>Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>Info: [EMAIL PROTECTED], body: help
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
Share information about yourself, create your own public profile at
http://profiles.msn.com.
--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help