From: "Baladewa, Michael" <[EMAIL PROTECTED]>

On Thu, 26 Oct 2000, Liams wrote:

> From: Liams <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> halo cmers,
> 
> tanya nih, yg udah pernah pake red hat 6.2
> ceritanya gini, hdd saya 15gb, saya partisi 10gb buat pake windows
> sisanya 5gb dibikin unlocated untuk install red hat 6.2
> nah pas install kan harus bikin partisi buat linux native dan linux
> swap. yg swap udah bisa dibikin. tapi yg native kan harus bikin
> partisi dengan nama "/"
> tapi kenapa setiap kali saya bikin dengan nama / selalu gagal dan
> alasannya "boot partitioon too big"
> tapi kalo saya bikin namanya /linux atau apa aja yg penting bukan cuma
> / dia mau koq
> tapi pas di next kaga bisa dan dia minta partisi dengan nama cuma /
> tapi dibikin lagi keluar lagi boot partition too big dan partisinya
> gagal
> kenapa yah ? btw, hdd saya maxtor ata 100 15gb
> 

(ini adalah pendapat saya, mungkin salah)

kalau pakai RH 6.2, itu berarti Liams masih pakai LiLo yang lama.
LiLo yang lama itu belum bisa handle yang diatas boot partition diatas
cylinder 1024 (saya tidak tau tepatnya, mungkin sekitar 8Gb).
oleh sebab itu diskdruid mengatakan kalau "boot partition" tsb tidak dapat
digunakan untuk LiLo.
kalau mau dipaksakan bisa juga, asalkan membuat partisinya nggak
menggunakan diskdruid, tapi pakai fdisk atau fips nya linux (kalau nggak
salah ada di cdrom di folder /dosutils)
hanya kalau mau masuk ke linuxnya harus dengan disket boot linux, atau
pakai loadlin.exe dari DOS, atau pakai partition loader lainnya (seperit
punya powerdesk). nanti setelah itu baru download dan compile lagi LiLo
yang baru.

atau coba dengan distribusi yang lebih baru, misalnya Mandrake 7.x, dia
ini sudah ada LiLo baru, dan juga ada boot manager lain seperti Grup yang
support diatas 1024 barrier.

hope this help some



--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help

Kirim email ke