From: "--> Tom !" <[EMAIL PROTECTED]> Ternyata si Spyder 'ujank palsu' bener ... playstation 2 hanya bisa untuk ketepel aja, ... tapi di berita ini dibilang Sega Dreamcast yang bisa untuk itu ... Hmm, ... Tom ps: Merry X-Mas & Happy Ied Al-Fitr ... -- Minggu, 24/12/2000, 17:51 WIB 'Saddam keliru, PlayStation 2 tidak bisa untuk buat senjata' Laporan Tommy Meiyuddin Gobel satunet.com - Kalangan pakar komputer menilai konsol video game 'PlayStation 2' tidak bisa dirangkai untuk membangun sebuah peralatan senjata militer, bila benar Irak ingin melakukannya. Diberitakan sebelumnya, sebuah dokumen mengungkap pihak intelejen militer AS tengah menyelidiki kemungkinan motivasi Irak memborong ribuan unit video game tersebut untuk membangun perangkat senjata militer. "Bila berita itu benar, Saddam (Hussein) telah membeli konsol yang keliru," kata Jon Crowcroft dari 'Networked Multimedia Research Group di University College, London, sebagaimana dikutip laporan Minggu. Menurut Crowcroft, prosesor komputer PlayStation 2 bisa digunakan terbatas misalnya untuk dirangkai menjadi alat pengenal obyek, seperti mobil. Karena video game itu memang dirancang memproses citra graphis dengan cepat. Namun, untuk merangkainya dengan menggabung-gabungkan beberapa unit prosesor dalam PlayStation 2 merupakan hal yang teramat sulit dilakukan. "PlayStation 2 tidak memiliki cukup jaringan berkecepatan tinggi, jadi akan sangat tidak mudah untuk bisa menggabungkannya. Apalagi, perangkat lunak yang digunakan PlayStation 2 dibuat tidak berkemampuan untuk disesuaikan menjadi prosesor berkemampuan ganda," katanya. Kendati demikian, Crowcroft mengatakan, bila benar Irak ingin membangun senjata militernya dengan prosesor komputer video game yang diborong seharusnya produk 'Sega Dreamcasts', bukan PlayStation 2. Pasalnya, tambah pakar komputer itu, dalam Sega sudah dirancang jaringan berkecepatan tinggi yang bekerja berdasarkan sistem Linux hingga lebih mungkin untuk memfungsikan multi prosesor. Sementara Kepala Sistem Rekayasa Eleektronik dari Essex University, Andrew Downton menyatakan dengan PlayStation atau Sega sekalipun, membangun suatu superkomputer untuk senjata nuklir sama sekali bukan hal yang ideal. "Bila Anda Saddam Hussein dan Anda ingin melakukan seperti itu, akan lebih mudah membeli komponen komputer dari pihak ketiga," katanya seraya menambahkan bahwa komponen-komponen tersebut berukuran sangat kecil, sangat mudah untuk menyelundupkannya masuk ke Irak. Akibat invasinya ke Kuwait pada 1991 lalu, Irak hingga kini masih terkena sanksi embargo PBB yang antara lain melarang masuknya produk-produk teknologi, termasuk komponen komputer apapun. (yMo) -- Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Utama Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Info: [EMAIL PROTECTED], body: help
