From: "Jo" <[EMAIL PROTECTED]>

> From: Dedhi <[EMAIL PROTECTED]>
>
> weleh kalo gitu ya kamu belum "been there done that" kondisi heavy loaded
> by peripheral, gue kemarin berpusing pusing ria kan gara gara gue "been
> there done that" using those NIC, SCSI, TV Tuner, and sound card.
>
Emang belon, tapi logika gue gini, kan ini kayaknya berkaitan sama masalah
IRQ, ketersediaan IRQ kosong sama steering nya. Nah se heavy apa juga
peripherals yg loaded, gue rasa selama IRQ masih tersedia dan steeringnya
bagus (kalo hrs share sama peripheral laen) normally nggak bakal ada
problem.
Yg biasanya terus timbul problem adalah kalo si peripheral nggak mau / bisa
sharing IRQ, nggak mau di setir sama OS, bandel dll sehingga conflict sama
peripheral laennya. Setau gue biasanya device2 primitif yg masih pake ISA
slot suka bandel / bego, nggak mampu sharing IRQ secara baek.

> >Sound ngandelin integrated AC'97 nya VIA, cukupan lah menurut gue.
>
> Itu sound bawaan dari VIA-nya atau mobonya ? SOalnya kok ada mobo yang
> pakai chipset itu juga, tapi gak ada bunyinye ?
> BTW, spec AC97 itu sebetulnya cuman stereo atau four channel ?
Setau gue kalo integrated artinya bawaan dari chipset, kalo on-board artinya
tambahan dari m/b. Nah di m/b gue nggak ada chip yg berbau2 sound, mestinya
AC'97 nya jadi satu sama chip 686B south bridge. Di manual m/b sama
keterangan dari website nya VIA, spek AC'97 direct sound itu cuman stereo
doang, nggak kayak C-Media yg bisa 4 channel.

Anyway kayaknya kelemahan chip VIA kan di IRQ routing (atau steering /
handling), makanya ada driver Via 4in1 itu. Tapi ini juga berlaku di
platform dg intel prossesor based. Jadi konfigurasi yg baek IMO procs AMD +
chipset AMD atau procs Intel + chipset Intel.


Warmest regards,
Jo

--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help

Kirim email ke