From: Dedhi <[EMAIL PROTECTED]>
At 08:59 PM 6/25/01, Anton Susanto wrote:
>From: "Anton Susanto" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>CM-ers,
>
>kenapa yah harga peripheral PC di Indonesia JAUH lebih mahal dari di luar
>negri ? gue lihat harga monitor LG Flatron 17" 795FT Plus di USA $215, tapi
>di bhinneka $405 ! itu hampir 2x-nya ! ada yg tau kenapa harga disini mahal
>sekali ? bukankah LG sdh produksi di Indonesia ?
Kartel man, kartel, coba tanyain ama Abyss yang nongkrong di M2M saban hari.
Jaman dulu ketika paralel importir masih kecil kecil, harga bisa tipis
sekali margin-nya. Dan waktu itu authorized importir masih berjaya.
Tapi sejak krismon, auth importer keok, mereka hanya bisa bermain untuk
corporate level aja.
Pasaran untuk SOHO dikuasai paralel importir sekarang, jadi gak ada pesaing
lain yang berani main di level bawah untuk menekan harga. Ada sih, pemain
yang main import langsung lewat hand carry dsb, tapi itu hanya bisa main di
level parts aja. Coba sekarang elo mau beli computer, variasinya banyak
banget kan ? Dari Intel P233MMX clone sampai P4 clone, gak kayak dulu yang
processor itu cuman ada 486DX dan keluarganya. Jadi kamu gak akan bisa
survive kalo import barang kecil kecilan menghadapi demand akan variasi
yang sedemikian besar.
Hal lain adalah sejak krismon dan perbank-an kita kacau balau, banyak juga
importir yang bukan asli modal Indo, jadi banyak yang sebenarnya dimodalin
dari Taiwan atau Singapore...hmmmm.....ya mereka sampe jauh jauh ke sini
tentunya profitnya juga kudu "gede".
Satu sisi yang lain, semua penjual kumpul di gedung yang berdekatan, makin
mempermudah kontrol variasi harga, lha tinggal tengok toko sebelah. Di satu
sisi merugikan kita karena harga jadi homogen, di sisi lain enak karena gak
perlu jalan jalan jauh untuk survey harga.
--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help