From: Dedhi <[EMAIL PROTECTED]>

At 09:59 PM 10/18/01, Anton Susanto wrote:
>From: "Anton Susanto" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>CM-ers,
>
>mau tanya nih, apa bedanya server dan workstation ? servernya in general
>aja, katanya seseorang pada gue bahwa kita nggak bisa rakit server. gue
>belum bicara langsung sih, tapi gue agak nggak setuju sama apa yg dia bilang
>gitu =P


Dari segi interface :
ws berinteraksi dengan manusia, svr berinteraksi dengan workstation

Dari segi apps yang dijalankan :
ws menjalanlan apps end user, svr menjalankan apps service

Dari segi RAS
Svr membutuhkan Reliability, Availibility dan Serviveability yang lebih 
tinggi dari workstation

Apakah komponen server kudu beda dari ws, belum tentu.
Apa server bisa dirakit sendiri, bisa jadi.
Yang perlu diingat adalah sekritis apa peranan server itu. Misalkan server 
itu jadi file server sebuah kantor, kemudian mati, otomatis satu kantor 
tidak bisa bekerja. Otomatis kita harus merancang server itu dengan 
komponen yang kualitasnya setinggi mungkin, dan melakukan mitigasi jika ada 
problem.
Harga server komersial memang mahal, karena biasanya mereka dilengkapi 
komponen yang redundant, sehingga jika ada komponen yang rusak, tanpa kudu 
mematikan service, bisa diganti.

Jika kamu merakit server dari komponen standar, sebagai contoh, apakah kamu 
bisa menjamin bahwa power supply-nya tahan dipakai 24 jam selama setahun 
?  Orang yang bikin server sendiri mungkin akan membeli PS yang sebagus 
mungkin, tapi tetap saja ada kemungkinan gagal kan, kena surge misalkan. 
Nah kalo server komersial yang bagus, dirancang agar kalo ada PS yang mati, 
PS lain sanggup menangani beban yang ada. Nah di sini yang membuat kenapa 
mesin server komponennya sukar dibeli di pasaran lepas untuk dirakit sendiri.
Coba, ada kagak di pasaran yang menjual dengan murah casing dengan multiple 
PS, multiple cable, mutiple switch, multiple SCSI rack. Kemudian mobo multi 
processor, memory ECC, processor failover, etc ? Nah ini yang membuat 
merakit sendiri jadi rada tidak mungkin.

Semua masalah itu tentu saja jadi moot point, kalo misalkan server itu bisa 
down seenak waktunya, atau client bisa menerima downtime 2-3 jam :) Pada 
situasi ini sih membuat server yang level RAS-nya rendah ya tidak apa apa.

Yang paling serem adalah masalah data corruption. Ini bisa macam macam tapi 
yang paling umum adalah HD rusak. Gimana anda bisa menjamin data para 
client tidak hilang atau rusak jika HD mati ? Coba saya kepingin tahu 
strategi apa yang menurut anda paling OK :)



--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help

Kirim email ke