From: Dedhi Sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]> At 05:44 PM 12/7/2001 +0700, GP wrote: >From: GP <[EMAIL PROTECTED]>
>Masalahnya biar kata hanya untuk d/l, tetapi gimana mekanismenya supaya >d/l tersebut memang hanya satu arah? d/l bisa satu arah murni kok >1. Kan, sebelum kita mendolod file, paling tidak ... ya harus ngobrol >dulu dalam artian doing protocol hand shaking ... lha kan ini nggak bisa >cuman satu arah ... terus apa solusi ngobrol ini dilakukan melalui koneksi >yang lain misalkan dgn dial-up? banyak protokol komunikasi yang cuman satu arah. Radio dan TV digital contohnya :) >2. Katakan setelah ngobrol terus terjadi persetujuan untuk d/l-ing, >apakah langsung otomatis pindah ke high-speed satu arah tsb. data dipancarkan 24 jam terus menerus secara berulang ulang. Itu makaya receiver tidak dimatikan supaya data uptodate >3. Pada waktu d/l-ing juga kan ada laporan "kiriman diterima atau tidak", >kalo bisa diterima akan kirim pesan "silahkan lajutkan kirim" en kalo >tidak bisa diterima akan berpesan "mohon diulang kirimannya" banyak protokol yang tidak perlu ACK. Di TCP/IP contohnya adalah UDP >Gue dulu juga pernah ditawarin pake alat yang dicantolin ke antena >parabola terus dikonek ke PC pake NIC, dipersyaratkan masih harus >mempunyai koneksi dial-up untuk "ngobrol" itu tadi. Itu sih beda :) -- Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Info: [EMAIL PROTECTED], body: help
