From: "[Tom]" <[EMAIL PROTECTED]>

Ada yang udah coba ini ?
Gile ...

Tom
--

----- Original Message -----
From: Hendra - YC1HDR
TIDAK terbayang kenyamanan yang dirasakan Ratna Paramitha (15), pelajar
kelas tiga SMA III Jakarta yang dipanggil Mira, dia bisa mengakses Internet
dengan cepat dan bebas hambatan. Selain itu, dengan teknologi jaringan
telepon kabel tersebut, dia bebas mengakses Internet tanpa menutup peluang
jika ada telepon yang akan masuk.
Apa yang dirasakan Mira, merupakan kelebihan yang nyata dari jaringan
telepon melalui kabel listrik yang dimiliki PT Perusahaan Listrik Negara
(PLN) yang menghubungan dari rumah yang satu ke rumah yang lain. Sayangnya
sambungan tersebut baru dirasakan 20 keluarga karyawan PLN di Perumahan
Karyawan PLN Duren Tiga Jakarta.
"Pokoknya selamat tinggal Telkom deh untuk berinternet ria," ujar Mira
singkat ketika ditemui sedang aset di depan komputer. Bagi pelajar putri
itu, sejak tahun lalu dia bebas mengakses Internet, tanpa melalui saluran
telepon yang disediakan PT Telkom.
Padahal, semula teknologi tersebut kurang ditanggapi karena banyak peminat
yang ragu-ragu, takut kesetrum dan merasa belum aman. Namun, kini para
pengguna jasa yang diselenggarakan anak perusahaan PLN, PT Indonesia Comnets
Plus (Icon+), dapat dinikmati benar kemudahan yang tersedia.
Icon+ adalah perusahaan yang sejak awal didirikan untuk mendukung
perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi mutakhir. Icon+ dapat
menyediakan kelebihan kapasitasnya untuk memenuhi permintaan akan jasa
jaringan atau bandwidth yang lebih besar dan cakupan area lebih luas dengan
memanfaatkan right of ways.
Kehadiran Icon+ khususnya bagi keluarga besar PLN terutama yang tinggal di
Jawa-Bali, dapat menekan penggunaan pulsa telepon dari Telkom. Keluarga PLN
yang tinggal di Jakarta tidak perlu memikirkan pembengkakan rekening tagihan
telepon setiap bulan, meski harus berbicara ngalor ngidul interlokal.
"Mau ngobrol 24 jam juga tidak masalah, yang penting lampu tidak padam. Anak
saya meski sekarang main Internet tidak pernah berhenti, ya tidak masalah
wong cuma menambah beban listrik yang nilainya paling maksimal Rp 10.000
setiap bulannya, dibanding sebelum ada saluran telepon dengan memanfaatkan
arus listrik," kata Ny Adi, penghuni perumahan PLN itu mempromosikan
kecanggihan teknologi alat komunikasi via arus listrik itu .
Ny Adi menuturkan, sejak dioperasikannya telepon dari aliran listrik itu
tahun lalu, anak-anaknya makin sering chatting (ngobrol via Internet) dan
surfing (menjelajah situs Internet) dengan leluasa.
"Sebelumnya, menggunakan Internet sangat dibatasi karena di rumah ini hanya
tersedia satu line telepon yang dipasang Telkom. Sekarang dengan kehadiran
Icon+, penggunaan Internet dibebaskan saja, toh tidak membebani pulsa
telepon dan tidak mengganggu telepon yang masuk atau keluar," kata perempuan
asal Yogyakarta itu.
Menurut ibu dari empat anak remaja itu, penggunaan Internet oleh putra dan
putrinya untuk mencari informasi sekolah, baik di dalam maupun di luar
negeri serta mencari katalog buku dan barang-barang yang diproduksi di luar
negeri.
Pemakaian Internet melalui arus listrik mempunyai keunggulan yakni lebih
cepat diakses dibanding jika melalui konvensional dan jelas lebih murah
karena hanya mengandalkan arus listrik. Fasilitas itu dapat dipakai di
seluruh ruangan selama ada jaringan listrik milik PLN. Pengguna cukup
mencolokkan kabel telepon ke stop kontak listrik menggunakan powerline
communication (PLC).
Selain untuk Internet, mereka biasanya mengunakan bercakap dengan
keluarganya di luar Jakarta, tetapi masih komunitas keluarga besar PT PLN.
Jika PLN membuka sambungan di kota-kota lain, maka pengguna yang berada di
Jakarta akan bisa saling berhubungan dengan pengguna di kota lainnya.
Enaknya, percakapan itu juga bebas pulsa dan jernih. Nomor telepon yang
dipakai pun hanya tiga sampai lima digit. Jika sudah terbuka di kota lain,
bahkan untuk bercakap keluar kota atau interlokal tidak perlu menggunakan
kode area sebagai tanda bayarannya lebih mahal karena interlokal.
Adanya teknologi via kabel listrik juga membuat pengguna tidak takut dengan
ribut-ribut kenaikan tarif telepon. Untuk Internet, pengguna cukup membayar
biaya langganan per bulan ke provider, sedangkan biaya pulsa, tidak perlu
pusing-pusing lagi.
Selama setahun digunakan, pengguna di Perumahan PLN belum pernah mengalami
alat bermasalah. Semua lancar, kecuali jika listrik padam yang berarti
terputus pula jaringan telepon. Dalam memanfaatkan Internet, tidak perlu
takut putus di tengah jalan saat asyik chatting atau surfing.
Adanya alat itu membuat seluruh anggota keluarga yang lain tetap dapat
menggunakan saluran telepon dari Telkom meski ada anggota keluarga yang
tengah berinternet. Selain itu, tidak perlu ada tambahan kabel yang artinya
mengurangi keruwetan kabel di rumah.
Jadi, kalau pemerintah mengizinkan Icon+ melebarkan sayap untuk menggarap
pelanggan umum, bukan hanya keluarga besar PLN, bukan mustahil suatu saat
masyarakat terutama yang kesulitan menjadi pelanggan Telkom, ramai-ramai
memasang peralatan telekomunikasi sendiri di rumahnya. Apalagi dengan
memanfaatkan aliran listrik dalam berkomunikasi, tidak ada istilah biaya
pulsa telepon membengkak karena terlalu banyak penggunaan telepon.
Paling banter pengguna Internet secara terus-menerus hanya mengalami
peningkatan penggunaan arus listrik. Meskipun menurut Icon+ kenaikan daya
listrik yang dipakai pelanggannya tidak terlalu signifikan, karena memang
relatif kecil.
Kini 20 keluarga yang sudah menikmati jaringan telepon ini, sudah tidak
sabar menunggu rencana PLN untuk mencoba membuka 400 sambungan baru tahun
ini. Sebab dengan tambahan sambungan baru sebanyak 400 unit, berarti
berhubungan tidak perlu hanya di antara 20 keluarga itu.
Lucunya, banyak ibu-ibu di Perumahan Duren III yang sudah bertanya-tanya dan
tidak sabar menunggu, kapan di daerah lain dapat disambung jaringan telepon
serupa. Maklum, mereka punya banyak kerabat di daerah lain, karyawan PLN
sering berpindah-pindah kota atau keluarga yang lain masih ada hubungan
keluarga yang dekat.

--
Compu-Mania MailingList, provided by PT Centrin Online Tbk
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED], body: unsubscribe Compu-Mania
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Info: [EMAIL PROTECTED], body: help

Kirim email ke