Sumber: http://www.jkmhal.com/main.php?sec==content&cat==2&id= 46 
   
    Pemuda Yang Menganiaya Dirinya Sendiri  -->
Orang yang menganiaya dirinya sendiri adalah pemuda yang mengira bahwa hidup 
ini adalah nyanyi, dansa, main-main, hiburan, makan, minum, tidur pergi dan 
pulang. Mereka tidak menyadari bahwa kelak Allah akan meminta 
pertanggungjawaban darinya atas tiap menit yang ia habiskan dalam hidupnya.

Dia adalah pemuda yang menjadikan liburan atau masa cutinya untuk melampiaskan 
ambisi nafsunya, melakukan berbagai pelanggaran, dan menambah keburukan. Dia 
sama sekali lupa akan pengawasan Yang Tunggal lagi Esa, yaitu Tuhan bumi dan 
langit.

Bila kamu menyendiri dengan tindakan dosamu dalam kegelapan 
karena hawa nafsu mendorongmu melakukan pelanggaran 
maka malulah kamu kepada Pengawasan Tuhan
Katakanlah kepada hawa nafsu: “Sesungguhnya Tuhan yang menciptakan kegelapan 
melihatku !���

Dia adalah pemuda yang lupa akan adanya pengawasan dari Allah yang selalu 
melihatnya dan lupa akan hari perjumpaan dengan-Nya. Dia mendengar musik dan 
nyanyian serta menari bersama dengan orang-orang yang menari mengikuti irama 
musik. Dia lupa bahwa sesungguhnya dia adalah keturunan Khalid bin Walid yang 
namanya harum sepanjang masa lagi dikenal didunia sebagai sosok yang berhasil 
membinasakan para penyembah berhala dimuka bumi untuk meninggikan panji laa 
ilaaha illallaah.

Dia lupa bahwa sesungguhnya dirinya adalah kleturunan Sa’d bin Abu Waqqash yang 
telah berhasil yang telah berhasil menghantam Iwan Kisra dan mengumandangkan 
takbir dikerajaannya. Setelah runtuh kerajaannya jadilah mereka seperti yang 
disebutkan dalam firman-Nya:

“Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan dan kebun-kebun 
serta tempat-tempat yang indah-indah, dan kesenangan-kesenangan yang mereka 
menikmatinya. Demikianlah Kami wariskan semua itu kepada kaum yang 
lain.��� (QS. Ad-Dukhaan (44): 25-28)

Dia lupa bahwa dirinya adalah keturunan Umar bin Khaththab yang bila disebutkan 
namanya diberbagai tempat pertemuan para kaisar dan para kisra, mereka 
(bagaikan orang yang) pingsan taksadarkan diri (karena gentar)

Hai orang-orang yang pernah melihat Umar
saat mengenakan jubahnya yang sederhana
lauk yang disantapnya hanya minyak (seadanya)
dan gubuk adalah tempat tinggalnya
Kisra goyah diatas singgasananya karena gentar
dan raja-raja Romawi takut kepadanya

Adapun masa kini keturunan Umar, Khalid dan Sa’d keluar dengan bernyanyi-nyanyi 
dan menari-nari sambil bermain-main dengan penuh semangat. Demi Allah, ini 
tidak pantas, bathil, aniaya, dan melampaui batas.

Padahal pertumbuhan generasi muda dari kalangan kita (seharusnya) mengikuti
apa yang dibiasakan oleh orang tuanya

Ya Tuhan kami, ini umat yang pernah meninggalkan nama-Mu diatas 
bintang-bintang. Janganlah engkau menyia-nyiakan generasi penerusnya dan 
peliharalah mereka sebagaimana Engkau memelihara para pendahulunya. Ya Tuhan 
kami, mereka adalah keturunan orang-orang yang pernah membuat manusia terdiam 
untuk mendengarkan kalam-Mu yang manusiawi.

Siapakah yang pernah mengangkat senjata
untuk meninggikan nama-Mu
di atas ketinggian bintang-bintang sebagai menara petunjuk
Kami dahulu bagaikan gunung diatas gunung
dan barangkali kami bagaikan ombak lautan diatas ombak lautan

Siapakah yang bertanggungjawab atas generasi keturunan Umar, Khalid, dan Sa’d 
ini sehingga mereka menjadi kalangan para penyanyi laki-laki dan perempuan dan 
para penari laki-laki dan perempuannya?

Pemuda dari golongan ini selalu menunggu-nunggu masa liburan dengan penuh 
antusias untuk memuaskan kesenangan-kesenangannya. Adapun mengenai shalat lima 
waktu, jangan tanyakan hal itu, karena sesungguhnya mereka telah 
menyia-nyiakannya; Al-Qur’an telah ditinggalkannya; dzikir tidak lagi 
dikenalnya; dan mesjid tidak pernah didatanginya.

Yang disukainya adalah majalah-majalah porno; kesenangannya adlah 
nyanyian-nyainyian gila; dan teman-temannya adalah mereka yang menjadi sampah 
masyarakat.

die *Cambuk Hati*
Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni.






===================================================================
        Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
=================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke