Dengki Merusak Ibadah Puasa

Diantara penyakit yang merusak pahala puasa adalah dengki, dalam 
bahasa Arab disebut hasad. Dengki adalah perasaan tidak senang atas 
keberuntungan orang lain disertai usaha menghilangkan dan 
memindahkan keberuntungan itu  kepada diri sendiri (an tatamanna 
zawala ni`mat al mahsud ilaika). Adapun menginginginkan hal yang 
serupa dengan yang diperoleh orang lain tidak termasuk dengki, 
karena al Qur'an bahkan menyuruh kita berlomba meraih kebajikan 
(fastabiq al khoirat).

Mengapa orang mendengki ? Dasar dari sifat dengki adalah adanya 
keinginan orang untuk menjadi orang nomor satu, menjadi orang yang 
terhebat, terkaya, terhormat dan ter-ter yang lain, yang berkonotasi 
rendah. Dalam bahasa agama, dunia dengan segala urusannya adalah 
sesuatu yang rendah. Dalam bahasa Arab, dun ya artinya dekat atau 
rendah atau hina. Jadi orang hanya mendengki manakala yang 
diperebutkan itu sesuatu yang rendah, hina dan berdimensi jangka 
pendek, ibarat orang yang memasuki lorong sempit yang hanya muat 
satu orang. Ruang sempit itulah yang menyebabkan para peminat harus 
berdesakan dan saling menyikut. Selanjutnya jika ada satu orang yang 
telah berhasil memasuki lorong dan berhasil menduduki kursi duniawi 
yang diperebutkan, kursi presiden misalnya, maka orang yang belum 
berhasil memandang orang yang telah berhasil sebagai hambatan yang 
harus disingkirkan, sementara orang yang telah berhasil menduduki 
kursi itu memandang orang lain yang berminat sebagai ancaman yang 
juga harus dihambat.

Adapun jika memperebutkan sesuatu yang besar, mulia dan berdimensi 
panjang hingga akhirat, maka diantara para peminat justeru terdapat 
hubungan. Orang yang merindukan derajat takwa misalnya, ia akan 
senang jika ada orang lain yang bermaksud sama. Demikian juga orang 
yang ikhlas berdekah, maka ia sangat senang jika ada orang lain yang 
juga gemar bersedekah. Jika diantara orang yang ingin menjadi orang 
dekat presiden terdapat saling iri, saling menjegal dan sebagainya, 
hal itu adalah karena sempitnya ruang untuk menjadi orang dekat 
presiden, Tetapi jika ingin menjadi orang yang dekat dengan Tuhan, 
maka seberapapun banyaknya orang yang menginginkan, disana tersedia 
ruangannya, karena Tuhan Maha Luas rahmat Nya.

Dengki itu sangat berbahaya, bukan hanya bagi diri pemiliknya tetapi 
juga bagi masyarakat luas. Dengki itu kata hadis nabi ibarat setitik 
api yang dapat membakar kayu bakar seberapapun banyaknya. Ia juga 
bagaikan pisau cukur yang bisa mencukur bersih amal seseorang. Kata 
Nabi, hanya dua hal orang boleh iri; yakni jika ada orang yang 
dikaruniai ilmu banyak, ia dapat mengajarkan kepada orang lain dan 
juga yang bersangkutan mengamalkannya. Kedua, jika ada orang yang 
dianugerahi banyak harta, tetapi ia membelanjakannya di jalan yang 
benar hingga habis, Wallohu a`lamu bissawab.

Wassalam,
agussyafii
http://mubarok-institute.blogspot.com








===================================================================
        Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
=================================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke