Kesalahan dan Kebaikan 


  ''Ingatlah olehmu dua perkara, yaitu kesalahanmu kepada orang lain dan 
kebaikan orang lain kepadamu. Lupakan dua perkara, yaitu kebaikanmu pada orang 
lain dan kesalahan orang lain kepadamu.''
   
  Nasihat ahli hikmah ini, perlu kita jadikan bahan renungan dan introspeksi 
dalam upaya mencapai pribadi yang ber-akhlakul karimah. Nilai seseorang 
bukanlah berada pada penampilan dirinya, bukan pula dari jabatan dan harta 
benda yang telah dikumpulkan. Seseorang dinilai bukan dari kursi yang diduduki, 
bukan pula berapa pangkat yang disandang dan tanda jasa yang melekat pada 
dadanya, serta bukan karena garis keturunannya. Seorang itu dinilai dari budi 
pekerti luhur yang menghiasi perilakunya. 
   
  Dikatakan dalam pepatah Arab, ''Kemuliaan seseorang itu dengan budi pekerti 
yang baik, bukan karena keturunan.'' Mengapa kita harus mengingat kesalahan 
yang telah dikerjakan pada orang lain? Dengan mengingatnya, akan menimbulkan 
perasaan menyesal dalam diri kita, perasaan yang mendorong untuk bertobat 
kepada Allah, kemudian berusaha memperbaikinya dengan meminta maaf dan tidak 
akan mengulanginya. 
   
  Mengingat kebaikan orang lain terhadap kita akan mendorong kita selalu 
berbuat baik kepada orang lain. Kehidupan tidak akan terbina dengan baik tanpa 
kebaikan orang lain, yang pada hakikatnya kebaikan itu untuk dirinya sendiri. 
Rasulullah SAW bersabda, ''Tidak sempurna iman seseorang sampai dia mencintai 
saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri.'' (HR Bukhari-Muslim). 
   
  Melupakan kebaikan yang telah diperbuat pada orang lain akan mendorong kita 
menjadi pribadi yang mukhlis. Setiap kebaikan, hanya diniatkan lillah ta'la, 
seikhlas-ikhlasnya. Sebagai Muslim, sudah semestinya menjaga agar hati selalu 
suci dari kemunafikan, perbuatan harus selalu suci dari riya', lidah harus 
selalu suci dari kebohongan. Sedangkan dengan melupakan kesalahan orang lain, 
akan mendorong kita menjadi pribadi pemaaf. Kita akan gampang memaafkan, 
sebesar apa pun kesalahan orang. 
   
  (Mahmudi Arif D ) 
   
  Source : republika.co.id

       
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke