Amal Yang Berpahala Ganda*

Pertanyaannya kini, bagaimana anda dapat mengumpulkan pahala sebanyak mungkin 
melebihi batas umur yang telah ditetapkan. Atau, bagaimana Anda menggunakan 
umur - misalnya - 60 tahun dapat menyamai 1.000 tahun, atau 5.000 tahun, atau 
lebih dari itu.
Ada dua jalan : Pertama, serius mengerjakan amalan yang memiliki pahala 
berlipat ganda. Kedua, sungguh-sungguh mengerjakan amal yang pahalanya 
senantiasa mengalir, walaupun pelakunya telah meninggal dunia.
Salah satu amalan yang berpahala dengan berlipat ganda adalah membaca surat 
tertentu dari Al Quran.

Ulangi Bacaan Surat-Surat Tertentu dari Al Quran
Berapa banyak waktu yang Anda perlukan untuk menamatkan Al Quran? Tidak 
disangsikan, untuk melakukannya, Anda butuh lebih dari satu hari. Tapi, Anda 
perlu tahu bahwa hanya dengan sedikit waktu, dan itu tak lebih dari setengah 
menit, Anda bisa memperoleh pahala yang sepadan dengan pahala mengkhatamkan 
Al-Quran dan mendapatkan berjuta-juta kebaikan hanya dengan mengulangi membaca 
Surah Al-ikhlas sebanyak tiga kali. Hal ini didasarkan pada hadist riwayat Abu 
Sa'id Al Khudri Radhiallahu anhu dimana Nabi pernah bersabda kepada Sahabatnya 
:" Apakah tidak ada salah seorang di antara kalian yang mampu membaca sepertiga 
Al Quran dalam satu malam?" Hal itu tak bisa mereka lakukan. Para Sahabat 
bertanya, " Siapa diantara kita yang mampu melakukannya, wahai Rasulullah?" 
Nabi menjawab, " Allah Al Wahid Ash Shamad. (Surah) Al-Ikhlas adalah sepertiga 
Al Quran." (HR. Malik, Bukhari, Ahmad, Abu Daud, An Nasai)
Dalam riwayat Ibnu Umar Radhiallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi 
wasallam bersabda : " Qul huwallahu Ahad" sebanding dengan sepertiga Al Quran 
dan " Qul yaa ayyuhal kafiruun" sebanding dengan seperempat Al Quran." (HR. Ath 
Thabrani dan dishahihkan oleh Syaikh Albani Rahimahullah), Perhatian : bukan 
berarti kedudukan surah Al-Ikhlas yang menyamai Al Quran, lantas kita hanya 
cukup membaca surah Al-Ikhlas saja.
Seperti anda ketahui, pahala dan keutamaan membaca surah Al-Ikhlas yang 
sebanding dengan ganjaran dan makna membaca sepertiga Al-Quran. Sebab, dalam 
surah Al-Ikhlas terdapat ajaran Tauhid, pengagungan dan pensucian kepada Allah. 
Siapa diantara kita yang sempat berfikir bahwa dengan membaca surah Al-Ikhlas, 
kita dapat memperoleh ganjaran Al-Quran sampai tamat sebanyak sepuluh kali 
dalam sehari. Itu pun hanya dalam beberapa menit.
Di sela-sela waktu Anda menunggu giliran di rumah sakit, di salon atau bahkan 
saat menanti segelas air atau teh yang dihidangkan oleh pembantu atau istri 
anda, Anda dapat menamatkan Al-Quran beberapa kali tanpa ada yang mengetahui 
Anda dengan membaca surah Al-Ikhlas berulang kali.
Banyak orang yang berniat menamatkan Al Quran beberapa kali dalam bulan 
Ramadhan. Mereka tampak terburu-buru membacanya tak ubahnya membaca Koran. 
Mereka tidak memahami dan merenungkan isinya. Jika Anda termasuk golongan 
orang-orang tersebut dan Anda berniat menamatkan Al-Quran beberapa kali untuk 
meraih pahala sebanyak-banyaknya, maka perbanyaklah membaca surah Al-Ikhlas 
daripada Anda membaca Al-Quran tanpa merenungkannya. Usahakan ketika Anda 
membaca Al Quran, Anda membacanya dengan penuh pemahaman, perlahan-lahan dan 
merenungkan isinya. Firman Allah Azza Wajalla :
"Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu 
membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi 
bagian." (Al-Isra : 106).
Allah Subhana Wa Ta'ala berfirman :
" Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah 
supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mereka mendapat pelajaran 
bagi orang-orang yang mempunyai pikiran." (Shaad:29)
Ibnu Mas'ud Radhiallahu anhu, seorang ahli qiraat dari kalangan Sahabat, pernah 
berpesan, " janganlah kalian melantunkannya (Al-Quran) seperti pantun. 
Janganlah membacanya dengan cepat seperti membaca syair. Berhentilah pada 
ayat-ayat yang mengandung keajaiban. Gerakan hati Anda dengannya, janganlah 
salah seorang dari kalian menjadikan akhir surat sebagai tujuan." (Akhlaq 
Hamalatul Qur'an, Al-Ajurri)
Ibnu Abbas Radhiallahu anhu berkata ," membaca satu surah Al-Quran dengan 
tartil lebih aku sukai daripada membaca Al-Quran semuanya". (Syu'ab Al-Iman, 
Al- Baihaqi; At-Tibyan fi Adab Hamalah Al Quran, An Nawawi)
Sampaikanlah hal ini kepada orang-orang yang ingin menamatkan Al-Quran dengan 
menunjukkan kepada mereka keutamaan surah Al-Ikhlas agar mereka membacanya 
dalam sehari sepuluh kali untuk mendapatkan pahala menamatkan Al-Quran 
beberapan kali. Dengan ijin Allah, mereka menemukan dalam buku catatan kebaikan 
mereka pada Hari Kiamat kelak ganjaran berjuta-juta kali menamatkan Al-Quran. 
Mereka akan melihatnya, membayangkan bahwa mereka telah menghabiskan umur 
mereka di dunia selam beratus-ratus tahun untuk menamatkan sekian banyak kali 
Al Quran.
Abu Ghalib meriwayatkan, suatu ketika Ibnu Umar bermalam bersama kami di Mekah. 
Ia selalu bertahajjud setiap malam. Pada suatu malam menjelang subuh, ia 
berkata, " wahai Abu Ghalib, alangkah baiknya jika Anda berdiri lalu shalat dan 
membaca sepertiga Al-Quran?"
Saya balik bertanya,"Waktu Subuh hampir tiba, bagaimana saya bisa membaca 
sepertiga Al-Quran?"
Beliau menjawab,"sesungguhnya surah Al-Ikhlas " Qul Huwallahu Ahad" menyamai 
sepertiga Al -Quran." (Hilyah Al-Awliya wa Thabaqat Al-Ashfiya, Abu Nu'aim)
Dengan membacanya berulang-ulang dan mencintainya kita dapat masuk surga dengan 
izin Allah.
Seperti yang terjadi pada salah seorang Sahabat Rasulullah. Anas bin Malik 
meriwayatkan, seorang Sahabat berkata: " Wahai Rasulullah! Saya sungguh 
mencintai surah Qul Huwallahu Ahad". Nabi Shallallahu alaihi wasallam 
bersabda," Cintamu pada surah itu kelak menggiringmu ke surge." (HR. At-Tirmizi 
dan dishahihkan oleh Al-Arnauth dan Syaikh Albani)
Karena itu saudaraku, jangan sampai Anda terhalang mendapatkan kebaikan 
tersebut.

*Disadur dari kitab "Manajemen Umur Resep Sunnah Menambah Pahala dan Usia", 
Karya Muhammad Bin Ibrahim An Nu'aim

Kirim email ke