============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

 Menurut saya, sebenarnya beaya ebtanas itu mahal. Sekolah harus bayar pengawas dari 
kanwil,  harus bayar teks-teks soal, harus bayar pengawas ukian, harus bayar korektor, 
dll.
Nah karena sekolah negeri itu semua dibayar oleh negara, maka kelihatannya semua 
menjadi murah dan bahkan kadang gratis.
Sekolah negeri tak harus pusing soal menggaji guru dan karyawan, tak harus puisng 
dengan menambah sarana dan prasarana (karena ada DIP tiap tahun), tak harus pusing 
dengan renovasi bangunan, tak harus pusing dengan beaya upgrading guru, dll.
Sementara untuk sekolah swasta, dari a sampai z mereka harus bayar sendiri. Maka bila 
ada otonomi, maka sekolah swasta itu yang akan bertahan hidup, bukan sekolah negeri.
Untuk debritto sendiri, saya tidak tahu harus bayar berapa, sebab saya tidak termasuk 
tim ebta/ebtanas. \namun percayalah bahwa debritto masih mempunyai keprihatinan dan 
keberpihakan.
salam dan doa
mardi santosa.
--

On Tue, 22 May 2001 12:27:19   Aditya wrote:
>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>Hari ini saya baca di harian kompas, mengenai biaya ebtanas yang (katanya)
>gratis, tetapi ada beberapa sekolah yang mengenakan biaya hingga Rp.
>300ribu.
>
>Bagaimana dengan di De Britto? Gratis atau ....
>
>salam,
>
>Robertus Aditya Wardana
>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> "Charity is that with which no man is lost,
> and without which no man is saved"
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

Kirim email ke