============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Dik  EMW,
Saya memiliki beberapa lukisan seperti karya Lim Wasim,S Saman,Adam 
Lay,Moses Misdy,Mas Dibyo dll. Untuk pelukis muda saya baru memiliki Ivan 
Haryanto dan Joko Sun. Kalau sampeyan senang yang realis,coba perhatikan 
karya Joko Sun dari Ubud,menurut saya itu bagus dan bisa dikolek.
Sejauh ini saya baru mengkolek saja yang saya senang,tetapi kadang2 juga 
ingin yg bisa cepat di DOL.Iya kan bisa dapat untung dan bisa beli lagi.
Ini problemnya disini,yang laku ternyata tidak mudah didapat,saya 
konsultasi dengan teman yang suka mengijon(dia terkenal sampai dicari2 
wartawan),menurutnya harus mengikuti maunya pasar,dia bilang jualnya  jadi 
gampang.  Dan yang ramai memang yang diincar sama kelompok Magelang dan 
cepat naik harganya.Saya disarankan untuk membeli lukisan Fajar Sidik, 
memang lagi digarap ?
Dik EMW memiliki lukisan siapa saja.Apa sampeyan tinggal di Yogya?

Salam
ABH/67
At 07:14 AM 5/31/01 +0700, you wrote:
>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>Kangmas ABH,
>Ada teman saya yang hobbynya ngumpulin lukisan yang "laku", meskipun dia
>tidak mau disebut kolekdol.
>Beberapa minggu yang lalu mengajak saya ke rumah pelukis Sukari, Entang
>Wiharso (sebelum pameran di Jkt.), Eddy Sunaryo (ketiganya di Yogya) dan
>Taman (di Muntilan).
>Tapi ya itu, yang diomongkan dengan pelukisnya sama sekali bukan soal nilai
>seni lukisannya, tetapi soal komersialnya. Teman saya selalu ngomong bahwa
>lukisan2 tersebut sudah terjual habis (memang betul) sebelum pameran,
>kolektor dapat beli lukisannya saja sudah untung (bagaimanapun mutu lukisan
>tsb.). Pelukisnya sendiri mungkin sampai bingung / kehabisan ide, karena
>yang pesan sudah antre (ada yang sudah 1 tahun belum dapat).
>Jadi tidak ada omongan tentang seni, mutu ataupun apresiasinya. Yang penting
>duiiiiiiiiiit. Edan tapi nyata.
>Di sini tidak ada kejujuran seorang kolektor terhadap dirinya sendiri.
>Lukisan dibeli harus dengan embel-embel bahwa harganya pasti segera naik.
>
>Kalau saya sih santai saja. Yang penting cocok ya ok. Tidak laku nggak apa2,
>yang penting saya bisa menikmati.
>Rugi? Ya tidak, wong 1 lukisan kan tetap saja 1 lukisan, tidak bisa
>berkurang.
>Tidak laku dijual? Ya dilihat saja sendiri. Beli lukisan kan untuk dilihat
>:-)
>
>Ngomong2, kangmas ABH mengoleksi karya siapa?
>
>Salam,
>EMW '80
>
>
>----- Original Message -----
>From: Alex Bambang Hartanto <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Monday, May 21, 2001 3:02 PM
>Subject: Re: [debritto] Lukisan
>
>
> > ============================================
> > Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> > ============================================
> >
> > Dimas EMW,
> > Sekarang pelukis2 muda dari Yogya yang sedang ngetop.Mereka kebnyakan dari
> > ISI.Wah mas Danang kok malah DO.
> > Itu si Biantoro memang hebat dia kolektor besar.Dua tahun yang lalu
>lukisan
> > I Made Sukadana uk.1,5 X 2 meter, masih sekitar 15 juta,tahun ini
>dipameran
> > habis terjual di harga 35 juta. Di lelang Larashati  bulan lalu mencapai
>60
> > juta (digoreng),padahal masih muda sudah milyader. Itu lukisan Ivan
> > Sagito,laku 150 juta.Pernah lihat lukisan2 mereka ?
> > Konon Godfathernya  pendekar2 dari Magelang dan sekitarnya
> >
> > Salam
> > ABH/67
> >

Kirim email ke