============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Banyak bidang yang bisa menampung, tidak hanya pabrik,
karena industri tidak hanya pabrik. Jurusan
telekomunikasi kalau senang ya bisa masuk Telkom,
Indosat atau perusahaan swasta lain. Informatika
banyak sekali bidang yang dihadapi, Sistem Tenaga bisa
masuk PLN, Perkapalan bisa masuk PT PAL.
Kalau mahasiswa yang bersangkutan sejak awal sudah
mempunyai cita-cita akan lebih mudah mengarahkannya,
meskipun setelah menghabiskan seluruh mata kuliahnya
bisa berubah pandangan. Dan, terus terang kalau
Teknologi Industri memang tidak dipersiapkan
menghadapi sebuah atau jenis mesin atau perlengkapan
tertentu, tapi betul-betul sangat fleksibel.
Bahkan tidak menutup kemungkinan masuk ke bidang yang
sekilas tidak sesuai dengan studi yang dipelajari,
kasus ini banyak di Indonesia. Sebagai contoh mantan
Direktur Operasi Bank Niaga (sekarang di Bank
Mandiri), Pak Eddie adalah seorang insinyur Teknik
Elektro.Tidak sedikit para insinyur lulusan Teknologi
Industri memperdalam bidang ekonomi, saya menemukan
tidak kurang dari sepuluh orang lulusan ITB (di
antaranya dari kelompok Teknologi Industri)yang
menjadi wartawan di Kompas. awe
--- Paul Sutaryono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
> 
> Mas JB, AWE dan SA,
> 
> Informasi yang telah disampaikan sangat menyejukkan.
> Lalu lulusan TI itu
> terserap di mana saja? Pabrik (apa)?
> 
> Salam,
> PS/73
> 
> ----- Original Message -----
> From: "sukmono adjie" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> > Tak tambahi tur karo tak luruske...
> > Ada empat pilar ilmu manajemen inggih meniko :
> > manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia,
> > manajemen pemasaran, dan manajemen operasi. Lha
> teknik
> > Industri/teknik manajemen industri menitik
> beratkan
> > pada pilar manajemen operasi. lha manajemen
> operasi
> > puniko cenderung pada pekerjaan operasional
> perusahaan
> > seperti perencanaan produksi, pengendalian
> kualitas,
> > sistem produksi sampai keperancangan produk. TI
> > mencoba menjadi jembatan yang baik antara
> ilmu-ilmu
> > teknis seperti teknik kimia, elektro, dll dengan
> ilmu
> > manajerial. TI mempelajari ilmu-ilmu teknis tetapi
> > tidak secara detail tetapi juga mempelajari ilmu
> > manajemennya. sedangkan orang-orang dengan
> disiplin
> > ilmu teknis mempelajarinya sampai mendetail. Orang
> > manajemen hanya tahu manajemen dan ngatur tapi ora
> > mudheng kalo sampai tahap lini produksi secara
> teknis.
> > wis ya... ngene wae gambarane tapi tak rekomendasi
> nek
> > TI cukup cerah prospeknya.
> >
> > syaloom
> > JB 94, TI-UAJY 2000 (S1), saiki MM-UAJY(S2)
> > --- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > >
> > > Iki ngene maksude Dimas. Teknik Industri ini
> adalah
> > > spesialisasi dalam
> > > bidang Industri. Dan mata kuliahnya semua
> tentang
> > > Industri. Baik itu
> > > Chemical,Steel dll. Jadi ini sangat spesifik dan
> > > khusus dibidang Industri
> > > saja. Sejak Manajemennya,
> > > manufacturingnya,maintenancenya. Semua bertujuan
> > > menyiapkan tenaga siap pakai dibidang Industri.
> > > Kalau di Industri itu ada
> > > segala aspect terkait, sejak bahan
> baku,pembuatan
> > > barang, peralatan
> > > mesin,perwatan
> > > mesin,pergudangan,manajemen,marketingnya. Nah
> disini
> > > peran
> > > tehnik Industri. Salam JB72
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35 
a year!  http://personal.mail.yahoo.com/

Kirim email ke