============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Ru....aku iki jam terbange isih kalah karo Pak Theo.lan Mas Kompor sumbu
24,kae.......ning waktu aku arep nikah kae...dibisiki Bapak...jarene
Pernikahan adalah rangkaian penderitaan yang berkesinambungan dan dimana
celah celahnya adalah kebahagiaan. Dan saya pikir ini ada
benarnya....betapa seperti yang Adinda Heru alami sendiri...adoh adoh seko
nJowo iku yo merupakan rangkaian...tetapi kan dirasa senang tho ..nah ini
hanya celah saja. Kerja keras, overnight, over country etc..etc...ini juga
rangakaian derita ,karena demi tegaknya periuk nasi atau kompor tetap
berasap. Saat kita disandingkan di pelaminan dan tamu ,teman
,menyalami...itu bahagia sejenak, berikutnya rangkaian derita dan
kewajiban.....al; Nganter istri kontrol ke dokter, nganter anak vaksinasi,
nganter anak sekolah,njemput, nyariin buku,sudah capek harus ngajarin anak
membaca,berhitung, dan harus kerja nyari duit. Tetapi rangkaian derita ini
memang perlu, untuk memacu kita tetap hidup. Tanpa ini kita akan menjadi
statis,dan apatis. Suami memang dicipta kan untu Semua Untuk Anak Maupun
Istri (suami) Begitulah kira kira sedikit uraian tentang arti perkawinan.
JB72



Kirim email ke