============================================ Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED] ============================================ Saya setuju juga ide ini, tapi bentuknya in natura. Inline sama usul teman2 semula dalam menyambut tur ini, yaitu berupa acara sambutan dari alumni di Bandung sana. Tentu bukan acara temu wicara, malam kesenian, dlsb. Misalnya: 1. Makan siang bareng atas biaya alumni. Sambil kongkow2 informal antara para guru/karyawan/keluarganya dengan para alumni, gojegan, nyek-nyekan, dll. 2. Mengunjungi tempat tertentu yang karcisnya sing mbayari alumni, plus pengurusannya. 3. dll Waktunya harus cocok, nek bisa week end, jadi para alumni bisa ke Bandung. Biayanya dihitung di depan, lalu tinggal pengumpulan pendapat: siapa mbanting berapa. Yang tidak bisa datang ya biasa diharapkan bantingannya. Tentu buat para turis acara ini hanya sisipan yang tidak mengganggu acara mereka secara keseluruhan. Dan kalau mereka setuju. Wis, tak nyambut gawe sik. Salam, Antonius Bardhono "Harinowo, Cyrillus" <[EMAIL PROTECTED]>@dejava.com on 08/30/2001 00:10:15 Please respond to [EMAIL PROTECTED] Sent by: [EMAIL PROTECTED] To: "'[EMAIL PROTECTED]'" <[EMAIL PROTECTED]> cc: Subject: RE: [debritto] Man For Others ============================================ Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED] ============================================ Suherman Djohan urun rembug: Seperti yang sudah Rm. Mardi kemukakan, bahwa utk acara Tour Mbandung kuwi dananya 40% dr Yayasan sisanya 60% akan dipikul oleh peserta secara "CICILAN". Saya rasa bagaimana kalo dibuka saja dompet Tour Mbandung, supaya peserta bisa lebih bahagia tentunya? CH: Aku setuju banget ada dompet Tour Mbandung. Waktune masih panjang. Maret 2002. Jadi kita bisa ngumpulin duwit pelan-pelan. Tolong Romo Mardhi ngendiko berapa budgetnya total. Ini kesempatan untuk "mikul dhuwur". Saya yakin, teman-teman juga akan mendukung gagasan ini. Hari
