Seorang pasien laki2, 16 th dalam keadaan koma saat ini masih terbaring di IGD RSU Tangerang. Pihak RS tak bisa masukkan anak ini ke Rawat Inap walaupun orang tuanya menunjukkan anggota Jamkesmas. Alasannya semua kamar penuh.
Sudah 6 jam, sejak pagi tadi pk 11.00 pasien ini hanya diinfus tanpa tindakan diagnostik spt Rontgen atau CTScan yg dilakukan RSU Tangerang, bahkan pihak RS sarankan agar pasien dibawa ke RS lainnya. Pihak keluarga sudah telepon dan kunjungi semua RS di Tangerang tapi tak satupun bersedia menerimanya dengan alasan semua kamar penuh. Sangat mengenaskan sekali untuk keluarga dari Batuceper, kodya Tangerang ini. Mereka kebingung karena pihak RS yg dipimpin suami Menkes Dr Endang, selalu mendesak agar pasien segera dibawa ke luar dari IGD RSU Tangerang. Ayah pasien yg bekerja sebagai tukang becak pagi tadi harus bayar infus 180 ribu rupiah, dan sekarangpun bingung tidak hanya cari RS lain yang mau rawat anaknya tapi juga tidak punya uang utk bayar ambulans utk bawa anaknya ke RS lainnya. Adakah pembaca yg punya saran soal RS di seputaran Kota Tangerang yg bisa terima anak ini? Banyak terima kasih sebelumnya. -- Sent from my Android phone with K-9 Mail. Please excuse my brevity.
