|
Saya mendukung ide Jen, Cuma
asumsi income 5jt/bln mungkin terlalu besar, karena bisa saja ada professional muda
baru yang baru bekerja dan baru mulai menapak karirnya mungkin 50 ribu adalah
kebesaran. Bagaimana kalau saya
usul 10 ribu rupiah aja perbulan sebagai tahap awal untuk penggalangan dana rutin DARMAJALA ini? Saya
mau daftar. Salam, Bachtiar
-----Original Message----- Idealnya memang kita punya dompet kemanusiaan yang
bisa digunakan untuk membantu kasus-kasus seperti Anggraiyen, sehingga bila
diperlukan ada dana yang stand by. Melihat umat Kristen yang rela menyisihkan
10% dari gajinya untuk membantu gerejanya, kenapa Buddhis tidak melakukan hal
serupa? Mungkin tidak 10%, even 1% juga boleh. Imagine kalau pendapatan
rata-rata tiap anggota adalah 5 juta/bulan, 1% nya Rp 50,000,- and total
anggota milis Dharmajala adalah 411 (as per data yang ada di yahoogroups), jumlah
yang akan terkumpul per bulan adalah Rp 20,550,000,-. Bayangkan!!! Dengan Rp 50,000,- sebulan saja, kita
bisa mengumpulkan Rp 20 juta lebih, apalagi kalau ada yang rela menyumbangkan
Rp 200,000 per bulan, bisa terkumpul Rp 80 juta lebih, cukup untuk membayar
uang operasi Anggraiyen tanpa perlu bersusah payah menggalang dana dari sana
sini, cukup dengan kedermawanan para anggota milis Dharmajala. Uang ini bisa digunakan untuk kegiatan kemanusiaan Dharmajala. Kalau
mengikuti konsep Dharmajala yang Socially Engaged Buddhism, kita memang harus
saling tolong menolong. Kalau yang tidak punya waktu, sumbanglah dalam bentuk
materi. Kalau yang tidak punya materi, sumbangkanlah yang paling berharga,
tenaga dan waktu anda. Saya jadi teringat teman kita, Goh Kheng Hi, yang menjadi korban
tsunami di Aceh. Beliau sangat dermawan sekali, kalau lagi cari dana dan
menjalani jalan buntu, Ahi paling mudah dimintai bantuan. Tinggal SMS dan
danapun di transfer. Dan saya yakin masih banyak Goh Kheng Hi yang lain yang
luhur budinya. Mengikut cara Tzu Chi, tiap anggota yang ingin menjadi donatur didata,
berapa nilai rupiah yang akan mereka transfer per bulan. Tzu Chi lebih prefer
yang bisa commit berdana tiap bulan karena mereka bisa proyeksikan biaya yang
akan masuk, daripada yang berdana sekali-sekali tetapi langsung lump sum. But
of course, dana berapapun akan mereka terima. Mungkin moderator dharmajala bisa koordinasi dana atau melalui rekening
Dharmajala saja? Tulisan ini hanya akan berbentuk sebuah ide, kecuali bila
kita semua setuju untuk melaksanakannya. Do you Yahoo!?
Yahoo! Groups Links
-- -- |
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Bachtiar Ismail
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Lily o
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala wandyutomo
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Hendwi Wijaya
- Re: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala budiman chandra
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Hendwi Wijaya
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Bachtiar Ismail
- [Dharmajala] Re: Dana Kemanusiaan Dharmajala dharmajala_owner
- RE: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Zhuge Liang
- Re: [Dharmajala] Dana Kemanusiaan Dharmajala Kresno
