Kompas, Senin, 04 April 2005

Pemimpin Dunia Puji Paus sebagai Kekuatan untuk Perdamaian

Vatican City, Minggu - Pernyataan dukacita dan penghormatan mengalir dari seluruh penjuru dunia hari Minggu saat para pemimpin dunia berkabung atas wafatnya Paus Yohannes Paulus II, menyebutnya sebagai tokoh terkemuka dalam sejarah modern dan seorang pejuang perdamaian, kebebasan dan saling toleransi yang tak kenal lelah.

Penghormatan datang dari kawasan Amerika Latin, Afrika dan sebagian besar Eropa, serta negara-negara seperti AS, Israel dan bahkan China dan Kuba yang komunis -- sebuah tanda bahwa pengaruh Paus yang mencapai usia 84 tahun itu jauh melebihi batas-batas agamanya.

"Dunia telah kehilangan seorang pemimpin agama yang dihormati orang-orang dari semua kepercayaan ...," kata PM Inggris Tony Blair.

"Dia adalah sebuah inspirasi, seorang manusia dengan iman, martabat dan keberanian yang luar biasa. Dia tidak pernah ragu-ragu, tidak pernah goyah, dalam perjuangan apa yang menurut dia adalah baik dan benar."

Ratu Elizabeth II dari Inggris mengungkapkan "kedukaannya yang mendalam" atas wafatnya seorang manusia yang memperjuangkan "perdamaian dan kebaikan di seluruh dunia."

"Gereja Katolik telah kehilangan gembalanya. Dunia telah kehilangan seorang pejuang kebebasan manusia dan seorang pelayan Tuhan yang setia dan baik telah dipanggil pulang," kata Presiden AS George W. Bush, seorang penganut Methodist yang telah bentrok dengan Paus mengenai perangnya atas Irak, dari Gedung Putih.

Bush menekankan peran Yohannes Paulus II dalam meluncurkan sebuah revolusi demokratis yang telah melanda Eropa timur. "Paus Yohannes Paulus II adalah sebuah inspirasi bagi jutaan orang Amerika dan bagi lebih banyak orang lagi di seluruh dunia," katanya.

Mantan Presiden AS Bill Clinton dan istrinya juga menekankan peran Paus dalam jatuhnya komunisme dan memujinya sebagai "suatu teladan cahaya bukan hanya bagi kaum Katolik, tetapi bagi semua orang."

Sekjen PBB Kofi Annan menyebut Paus "seorang pejuang perdamaian yang tak kenal lelah, seorang pelopor sejati dalam dialog antarkepercayaan dan sebuah kekuatan bagi evaluasi diri oleh Gereja sendiri."

Lech Walesa, yang memimpin gerakan Solidaritas Polandia yang memenangkan kekuasaan setelah perjuangan selama satu dasawarsa dan mempercepat runtuhnya blok Soviet seluruhnya, mengatakan Yohannes Paulus II yang kelahiran Polandia itu menginspirasikan gerakan untuk mengakhiri komunisme di Eropa Timur.

"(Tanpa dia) tidak akan ada akhir komunisme atau setidaknya lebih lama lagi dan akhir itu akan merupakan akhir penuh darah," kata Walesa.

Hari berkabung resmi

Amerika Latin yang merupakan kawasan Katolik Roma berkabung atas kematian Paus Yohannes Paulus hari Minggu sementara para pemimpin Gereja dari kawasan itu menuju Roma. Lonceng dibunyikan di gereja dan katedral di seluruh kawasan itu sementara para umat yang mencucurkan air mata menyalakan lilin dan berlutut berdoa. Para pemimpin politik mengumumkan hari-hari berkabung resmi dan mengenang dampak kunjungan Paus di negara mereka.

Presiden Kosta Rika Abel Pacheco mengumumkan empat hari berkabung nasional . Presiden Nikaragua Enrique Bolanos memerintahkan masa berkabung seminggu di mana semua festival resmi dibatalkan.

Bahkan Kuba yang komunis juga mengumumkan tiga hari berkabung bagi Yohannes Paulus, menyusul yang telah dilakukan Bolivia dan Chile, di mana Presiden Lagos juga memerintahkan bendera negaranya dipasang setengah tiang. Peru mengumumkan hari Senin sebagai hari berkabung.

Misa dijadwalkan bagi Paus di Kuba, Guatemala dan Honduras, di mana Kardinal Oscar Andres Rodriguez Maradiago, yang disebut-sebut sebagai calon pengganti, akan memimpin.

Semasa hidupnya Paus kerap berkunjung ke Amerika Latin, yang mempunyai lebih dari 500 juta orang katolik Roma -- hampir setengah dari jumlah seluruhnya umat katolik sedunia.

"Orang Ekuador mengenang dengan emosi kunjungannya pada tahun 1985. Dia meninggalkan di negara kami sebuah jejak yang tak terlupakan dari kebaikannya dan cintanya yang mendalam bagi kaum miskin," kata Presiden Ekuador Lucio Gutierrez.

"Sampai akhir hidupnya, Yohannes Paulus II melaksanakan misinya dengan energi dan kejernihan. Penderitaan yang tidak disembunyikannya dalam tahun-tahun terakhirnya tidak pernah menggoyahkan tekadnya," kata Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dalam sebuah pernyataan.

"Brasil menyesalkan kehilangan seorang manusia yang, seperti sedikit orang telah melakukannya, telah mempengaruhi jalannya sejarah modern dengan cara yang positif dan berarti," katanya.

Sebuah pernyataan dari Presiden Meksiko Vicente Fox menggemakan perasaan itu, dengan mengatakan "Yohannes Paulus II merupakan seorang manusia yang luar biasa, warisannya akan melebii generasi-generasi." Menurut para pejabat Fox akan menghadiri pemakaman Paus.

Banyak pemimpin Amerika Latin kiri memilih untuk menekankan komitmen Paus pada keadilan sosial.

"Kami telah selalu melihat Paus, dan akan selalu melihat dia, sebagai seorang sahabat yang peduli pada kaum miskin, yang memperjuangkan neoliberalisme dan perdamaian," kata Menlu Kuba Felipe Perez Roque.

Sebuah dekrit yang ditandatangani Presiden Fidel Castro memerintahkan semua peraayaan dan acara olahraga ditunda untuk masa berkabung tiga hari bagi Yohannes Paulus.

Ucapan dukacita dan penghargaan bagi Paus juga mengalir dari Asia. Di gereja-gereja yang dipadati umat di Filipina, di kalangan jemaat bawah tanah tersembunyi di China dan di reruntuhan akibat gempa di Nias, umat Katolik di Asia hari Minggu berkabung ats wafatnya Paus Yohannes Paulus II.

Presiden Filipina Gloria Arroyo mengatakan umat Katolik negara itu yang jumlahnya sekitar 68 juta merasakan seatu rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya Paus. "Yang lemah dan yang tertindas akan selalu mengenang pahlawan dan pejuang mereka yang telah menabur perdamaian dan cinta dengan karisma yang luar biasa dan perbuatan-perbuatan mulianya," kata Arroyo.

Di Australia, di mana sekitar seperempat dari 20 juta penduduknya adalah Katolik, umat menyalakan lilin di Katedral St. Mary Sydney dan mengantre untuk menandatangani buku dukacita.

PM John Howard, seorang Anglikan, mengatakan Paus adalah seorang pejuang kemerdekaan yang memainkan sebuah peran kunci dalam kekalahan komunisme.

Di Korea Selatan, negara dengan empat juta umat Katolik, altar-altar khusus disiapkan bagi umat untuk berkabung atas meninggalnya Paus yang mengunjungi negara itu tahun 1984 dan 1989.

Di Timor Timur, Presiden Xanana Gusmao memuji kegigihannya walau dalam kondisi kesehatan yang menurun. "Rakyat Timor Timur tidak akan melupakan kunjungan Paus di sini ketika dia memberi kami pesan mendukung dalam perjuangan kemerdekaan kami," tambahnya.

Pemimpin spiritual Budhis Tibet, Dalai Lama, menyebut Paus sebagai seorang "pemimpin spiritual yang besar."

"...Paus Yohannes Paulus II adalah seorang manusia yang saya hormati," kata pemimpin Tibet itu dengan menambahkan, "Saya juga sangat menghargai misi Paus untuk membawa perdamaian bagi dunia."

Di Eropa, Presiden Italia Carlo Azeglio Ciampi mengatakan rakyat Italia berduka atas "wafatnya seorang ayah."

Spanyol mengungkapkan "duka yang mendalam", dengan PM Jose Luis Rodriguez Zapatero mengatakan meninggalnya Paus merupakan "kehilangan salah satu tokoh dunia yang paling terkemuka dalam sejarah belakangan ini."

Presiden Perancis Jacques Chirac mengatakan seluruh Perancis berkabung sedang Kanselir Jerman Gerhard Schroeder mengatakan bahwa Paus Yohannes Paulus II telah "mengubah dunia kita" dan memainkan sebuah peran krusial dalam pengembangan sebuah Eropa yang damai. (AFP/Reuters/di)


Do you Yahoo!?
Better first dates. More second dates. Yahoo! Personals

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
Children International
Would you give Hope to a Child in need?
 
Click Here to meet a Girl
And Give Her Hope
Click Here to meet a Boy
And Change His Life
Learn More


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke