Huangdi_98 wrote: >>--- In [EMAIL PROTECTED], Abin Nagasena >><[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> >>>Kenapa dunia makin rusak? >>>Karena semakin sedikit orang yang mengerti ajaran Buddha (karena >>>kelakuan evangelist salah satunya), sehingga mereka yang tidak >>> >>> >>mengenal >> >> >>>Buddhisme melakukan hal hal yang tidak baik, lalu ketika >>> >>> >terlahir > > >>>kembali juga tidak mendapatkan hasil yang lebih baik. >>>Jadi kalau dunia ini makin rusak salah satu sebabnya ya karena >>> >>> >>kecilnya >> >> >>>jumlah mereka yang telah mengenal ajaran Buddha, >>> >>> >>Dunia makin rusak karena kecilnya yang mengenal ajaran buddha? >>Apa anda menutup mata dengan apa yang terjadi di thailand yang >>notabene adalah daerah pelacuran terbesar di dunia? Tempat dimana >>anak2 kecil juga sudah dijadikan pelacur oleh orang tuanya? >>Memangnya apa mayoritas agama atau ajaran yg dianut rakyat >> >> >thailand? > > >>Memangnya ajaran apa yang diyakini oleh pelacur2 atau orang2 yang >>menjadikan anaknya sebagai pelacur itu? >> >>----------------------------------------------------- >> >> Di Jepang juga sebagian besar beragama Buddha, tapi tidak menjadikan negara tersebut sebagai negara yang punya lokalisasi pelacuran terbesar. Di Indonesia, yang bukan agama Buddha sebagai mayoritas, juga banyak komplek pelacuran terutama yg terselubung. Bandingkan juga dengan Myanmar dan Eropa serta Amerika. Jadi korelasi antara agama dengan besar tidaknya komplek poelacuran di suatu negara nampaknya tidak signifikan.
>>>dan banyaknya mereka yang mengenal ajaran yang tidak >>> >>> >mengutamakan > > >>perbuatan baik tetapi lebih >> >> >>>mengutamakan iman seperti kristen. >>>Karenanya jangan heran yach kalau dunia makin rusak. >>> >>> >>Wah, bombastis bener ya? >>Apa anda mengenal siapa itu Mother Teresa? >>Dia disebut malaikat diantara orang miskin di india. >>Jutaan orang miskin ditolong tanpa melihat suku atau agama. >>Dia menolong orang-orang terbuang, yang katanya terhukum karena >>karmanya. >>Anda tau apa kitab suci-nya? Kitab suci-nya ada lah kitab suci >> >> >yang > > >>anda sebut2 penuh dengan kebohongan. >> >>2500 tahun yang lalu, seorang pangeran di india, puluhan tahun dia >>menghabiskan waktu-nya untuk mencari imaginasinya yang kemudian >> >> >dia > > >>sebut dengan penerangan sempurna. >>Dan setelah dia dapatkan itu, apa yang dia lakukan dengan orang- >>orang >>miskin yang ada di sekitarnya? >>NOTHING!! >>Dia bicara tentang berbuat kebajikan, asal usul duka, karma, >>kelahiran kembali dan segala macam yang menyebabkan orang >> >> >menderita, > > >>tapi apa yang dia lakukan dengan orang-orang yang menderita itu? >>memberi kuliah bahwa itu adalah hasil dari perbuatan mereka >> >> >sendiri? > > >>Bahwa mereka harus bergantung pada diri sendiri supaya mendapat >>karma >>yang baik? >> >> >> ------------------------------------------------------- Membandingkan mother Theresa dengan Siddharta jelas tidak relevan. Mungkin akan lebih baik membandingkan Siddharta dengan Yesus. Mother Theresa dengan Bhiksuni yang di Tzuchi (siapa namanya saya lupa). Tetapi apa yang dilakukan oleh Hyang Buddha? Beliau mencegah peperangan, menyadarkan penjahat/pembunuh, menganjurkan kepada raja-raja untuk banyak berdana dan beramal, menyelamatkan kota Vesali dari bencana kekeringan dan kelaparan, dan tidak cuma di dunia manusia, bahkan sampai ke alam dewa dan brahma dan mahkluk halus lainnya seperti Yakkha Tetapi karya besar Beliau dalam penyebaran kebijaksanaan dhamma, itulah sebenarnya pemberian yang paling tinggi nilainya. Mungkin teman-teman lain bisa menyebutkan berbagai kebajikan lainnya yang menjadi kontribusi Hyang Buddha di dunia. >>Speaking is easy, but doing is much more difficult!! >>Like father like sun, apa yang dilakukan juga oleh pengikut2-nya? >>Membuktikan bahwa ajaran maha gurunya paling masuk akal dan >>membuktikan banyak kesalahan pada kitab suci lain? Tapi adakah 1 >>orang aja pengikutnya yang melakukan apa yang diperbuat oleh >> >> >Mother > > >>Teresa? >> >> ----------------------------------------------- Ada, di Tzuchi dan Mabindo. Hehehehe >>Jangankan pengikutnya, orang-orang miskin di india dan milyaran >>manusia lain di seluruh dunia juga mengakui kalau Mother Teresa >>(yang >>beriman secara buta, yang kitab sucinya nggak logis) melakukan >> >> >jauh > > >>lebih banyak daripada pangeran india itu. >> >> --------------------------------------------------------------- Ini masih bisa diperdebatkan sih, kalau mau. Salam kasih, Khai ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
