Sebaiknya nonton dulu fimnya baru berkomentar karena kadang ketidaktahuan berkelanjutan bisa menyebabkan terjadinya kesalahpahaman.
Mungkin bisa jadi menurut sebagian orang ini bukanlah film Buddhis yang pertama, tetapi menurut kami ini lebih disebut sebagai film Buddhis dibanding film-film sebelumnya yang bernuansa Buddhis tetapi lebih mengarah ke tradisi..
Hal ini tidak perlu dipermasalahkan lebih panjang...sebenarnya semua itu tergantung dari pandangan kita mengenai film tersebut
 
Mengenai dana, kita tidak usah munafik deh :"Apakah cuma umat Buddha doank yang minta dana?" Sepertinya tidak juga tuh..semua agama maupun kepercayaan memerlukan dana untuk kelangsungan organisasi mereka...walaupun organisasi sosial sekalipun...Betul gak?
 
Semua hal didunia ini pasti ada yang pro dan kontra, tetapi kita musti bijaksana dalam menanggapi setiap hal terutama dalam mengkritik.
 
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitata
 


Bachtiar Ismail <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

PROMABI = Profesional Muda Buddhist Indonesia, organisasi yang berinduk ke MBI DPD TK I DKI

 

Bachtiar

 

-----Original Message-----
From:
[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Wilian
Sent: Tuesday, May 10, 2005 5:07 PM
To: [email protected]
Subject: [Dharmajala] FW: [samaggiphala] Re: Sumbangan mulu !!! Telesinema Buddhis Pertama "Mutiara Jingga"

 

 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Wilian
Sent: Tuesday, May 10, 2005 4:51 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: FW: [samaggiphala] Re: Sumbangan mulu !!! Telesinema Buddhis Pertama "Mutiara Jingga"




To : Memandang Laut,

Sang Buddha mengajarkan "Ehipasikho". Apakah tidak lebih baik kamu
tonton dulu film tersebut di TVRI pada tgl 24 mei jam 21.30wib baru
berkomentar apakah benar ada ini film? Krn saya tahu pasti temen2 saya
sudah bersusah payah meloby station TV untuk menayangkan film tersebut.
Terus terang saya tersinggung dengan email anda. Tlg klo tidak mau
berdana harap jangan berkomentar apa-apa, apalagi membalas email ke
[EMAIL PROTECTED]
 /[EMAIL PROTECTED]  segala,kita menjaga-jaga ada umat laen yg  membaca email ini. Apakah ini bukan menjelekkan agama buddha, tukang  minta sumbangan? Seharusnya kamu berbahagia, masih ada umat yg concern  dengan mengajak anda untuk berbuat baik, dlm hal ini dana.

Apakah kamu tahu pengorbanan org yg terlibat dlm pembuatan film ini?
Walapun saya tidak ikut serta dlm Mutiara Jingga saya tahu bbrp temen
saya mengeluarkan uang pribadi Puluhan Juta rp untuk menalanggi biaya
pembuatan film ini yg cukup mahal biaya produksinya. Mereka telah
menghabiskan waktu, tenaga, pikiran dan uang demi pembabaran Dhamma, yg
berwujud film.

Saya tahu dlm melakukan hal, pasti ada yg pro dan kontra,boleh2 saja
berkomentar tapi menurut saya lebih sopan klo lewat email secara
pribadi.

FYI, Promabi adalah : Kumpulan profesional muda buddhis indonesia.

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Memandang Laut
Sent: Tuesday, May 10, 2005 4:05 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; Wilian; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [samaggiphala] Re: Sumbangan mulu !!! Telesinema Buddhis
Pertama "Mutiara Jingga"



Gue sih seneng yach denger ada film buddhis pertama dan diputar di TV,
tapi gak tau beneran pertama apa kagak tuh, ato ngaku-ngaku aja, trus
gue juga heran aja, napa sih umat budha ini alasannya klasik mulu buat
ngumpulin dana, buat karma baik lah, penyebaran dharma lah, peduli lha,
alasan-alasan dari dulu gak pernah berubah, buntut-buntutnya minta
sumbangan juga, payah banget

Bisa gak sich sekali-kali mandiri, gue sampe malu deh dikatain ama
temen-temen gue, begini katanya ajaran budha sih hebat tapi kok
sumbangan mulu yach ? <-- dgn nada ngejek

Mungkin laen kali kalo gak ada dana, gak usah bikin acara macem-macem
deh, daripada ajak-ajak orang nyumbang mulu, malu ah

Lagian promabi itu apaan lagi tuh


Suherman Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saksikan !!!



Telesinema Buddhis Pertama



�Mutiara Jingga�



Pada Hari Tri Suci Waisak

Selasa, 24 Mei 2005, Jam : 21.30 WIB

Di TVRI (Televisi Republik Indonesia)



Film ini menceritakan tentang kepedihan hidup seorang anak manusia
Indonsia etnis Tionghoa bernama Alim yang tinggal di pelosok. Berkat
keyakinan, keteguhan hati dan perjuangan yang luar biasa sehingga dia
berhasil bangkit dari lembah kekurangan finansial sampai menjadi seorang
yang berkecukupan, tapi dirasakan masih ada yang kurang lengkap dalam
dirinya. sampai akhirnya beliau bertemu dengan seorang bhikkhu yang
menjelaskan tentang pandangan keliru dalam agama Buddha. 



Nah bagaimana kisah selanjutnya, Jangan sampai ketinggalan, saksikan di
TVRI pada hari Waisak



Untuk dijadikan Perhatian !!!



1.       Telesinema ini merupakan langkah awal dari program �Dharma by
Film� sebagai salah satu media untuk berbagi Buddha Dharma

2.       Telesinema ini akan diperbanyak dalam bentuk VCD yang akan
dibagikan ke Vihara/Cetya/Organisasi Buddhis di Indonesia

3.       Kami membuka kesempatan bagi anda yang peduli dengan ikut
berdana untuk memperbanyak VCD ini @ Rp. 10.000,- / 2 keping, Nama
donatur akan ditayangkan dalam �running text� pada saat penayangan

4.       Dana ditransfer ke Rekening PROMABI di Bank Central Asia, No.
Rek. 277. 1407.228 a.n. Paulini Tandiono, dan bukti transfer di fax ke
(021) 581.3153

5.       Contact Person :

�          Hartawan 0816.76.5857, (021) 581.31.52

�          Erni Hamzah  0816.480.7687

�          Gion Hong  0818.834.671

�          Herman (021) 700.34566





Mengapa kita tidak berbagi manfaat dharma yang telah kita rasakan kepada
yang lain ???



Jika bukan kita-kita, siapa lagi yang akan peduli !!!



Sebuah tindakan jauh lebih berharga dari pada seribu kata-kata yang
indah.



Sukses n Bahagia selalu

Heru






---------------------------------
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.










           
---------------------------------
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour

[Non-text portions of this message have been removed]






-----------------------------------------------------------------------
Renungkan dahulu ISI dan BAHASA yang dipergunakan untuk mengirimkan atau
menanggapi email di Milis Samaggi Phala ini. Sudah mampukah isi dan
bahasa dalam email tersebut mencerminkan keluhuran Ajaran Sang Buddha
serta diri sendiri sebagai umat maupun simpatisan Buddhis? Dapatkah
kesempatan menulis email di Samaggi Phala ini dipergunakan untuk
membagikan keluhuran Dhamma yang memberikan kesejukan batin serta
kedamaian kepada semua fihak? Kalau memang demikian, silahkan bagikan
kedamaian melalui email Anda. Kalau mungkin belum sesuai dengan harapan
di atas, silahkan perbaiki kembali isi email Anda. Email Anda
mencerminkan watak dan perilaku Anda. Semoga saran ini dapat
dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Anumodana atas segala pengertian dan
kerjasama yang telah diberikan selama ini.
=======================================================================
Ikuti Forum Tanya Jawab dengan Bhikkhu Uttamo yang di update SETIAP HARI
di  website Samaggi Phala (http://www.samaggi-phala.or.id)

Lihat arsip? http://groups.yahoo.com/group/samaggiphala
Unsubscribe? Kirim e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
=======================================================================
Yahoo! Groups Links








-----------------------------------------------------------------------
Renungkan dahulu ISI dan BAHASA yang dipergunakan untuk mengirimkan atau menanggapi email di Milis Samaggi Phala ini. Sudah mampukah isi dan bahasa dalam email tersebut mencerminkan keluhuran Ajaran Sang Buddha serta diri sendiri sebagai umat maupun simpatisan Buddhis? Dapatkah kesempatan menulis email di Samaggi Phala ini dipergunakan untuk membagikan keluhuran Dhamma yang memberikan kesejukan batin serta kedamaian kepada semua fihak?
Kalau memang demikian, silahkan bagikan kedamaian melalui email Anda.
Kalau mungkin belum sesuai dengan harapan di atas, silahkan perbaiki kembali isi email Anda. Email Anda mencerminkan watak dan perilaku Anda.
Semoga saran ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Anumodana atas segala pengertian dan kerjasama yang telah diberikan selama ini.
=======================================================================
Ikuti Forum Tanya Jawab dengan Bhikkhu Uttamo yang di update SETIAP HARI di  website Samaggi Phala (http://www.samaggi-phala.or.id)

Lihat arsip? http://groups.yahoo.com/group/samaggiphala
Unsubscribe? Kirim e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
=======================================================================




Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.





Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.



--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.308 / Virus Database: 266.11.7 - Release Date: 5/9/2005


--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.308 / Virus Database: 266.11.7 - Release Date: 5/9/2005



Best regards,
Vera :)


Yahoo! Mail Mobile
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke