Dirgahayu

ah, saya baru nyadar setelah kirim tulisan untuk
cici vera lim bahwa saya belum 'say hello' untuk
kawan-kawan disini dan yang punya milis. maafkan
atas keteledoran ini. makanya saya memutuskan
menulis satu posting lagi sebagai salam
perkenalan, moga-moga gak jadi
monoton dan keburu bosen ya. 

salam perkenalan ini seputar SOSIALLY ENGAGED BUDHIS
yang membuat saya tertarik mendaftar di milis ini. 

saya mendapat kabar dari tante saya bahwa teman-teman
MBI sudah menerapkan apa yang disebut sebagai
SOSIALLY ENGAGED BUDHIS dalam bahasa inggrisnya.
sekalipun saya mendapat kesulitan untuk menemukan
rujukan bahasa indonesia untuk istilah SEB ini. bukan
hendak sok kebarat-baratan lho, maka istilah
SOSIALLY ENGAGED BUDHIS ini terpaksa tetap dipakai. 

saya sebetulnya sudah lama tidak berkumpul dengan
kawan-kawan aktivis budhis yang punya kecenderungan
sosially engaged ini. makanya saya begitu senang
pada saat mendengar kabar bhw MBI menerapkan SEB 
secara lebih gamblang dalam program kerjanya. sekalipun,
menurut hemat saya, MBI sudah sejak awal melakukan
aksi-aksi yang masuk kategori SEB. 

nah, karena saya udah lama gak tau menahu tentang
perkembangan SEB ini maka saya memberanikan diri
untuk sekedar bertanya di forum terhormat ini
tentang sekelumit aktivitas SEB dan apa kendala serta
hambatan yang harus dihadapi dalam perkembangannya 
saat ini. 

demikian salam saya untuk teman-teman yang berbahagia
di forum terhormat ini. 


Mayat









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke