Salam Bahagia!

Sudahkah Anda berlangganan ILLUMINATA?

APA?
Illuminata adalah buletin elektronik yang berisi Cerita Pencerahan Universal yang sarat dengan pesan moral-spiritual bagi kita semua.

DARI?
Illuminata adalah persembahan Ehipassiko Foundation, yayasan nonprofit nonsektarian yang bermisi mewujudkan Belas Kasih dan Kebijaksanaan melalui penerbitan buku, media elektronik, ceramah, dan program pelajar asuh. Buku-buku Ehipassiko tersedia di Gramedia di seluruh Indonesia dan bisa dipesan secara online atau melalui email. Ehipassiko bisa dihubungi di Jl. Pulomacan I/4 Jakarta, tel: 021-56965128, email:
[EMAIL PROTECTED]

MANFAATNYA?
For the GOOD of the many. For the HAPPINESS of the many.
Tidak kurang, tidak lebih.

SIAPA?
Siapa saja, tak pandang suku, agama, ras, usia, sosek, jantina, tinggi, bobot, welcome! Dapatkan inspirasi pencerahan yang telah direguk oleh beribu-ribu pelanggan Illuminata dari segala kalangan. (Per 25 Agustus 2005, anggota milis Ehipassiko-Illuminata: 5.356)

KAPAN?
Cerita pendek Illuminata akan tiba di mailbox Anda setiap 2 minggu, sekitar pertengahan dan akhir bulan. Cuma 2x/bulan, tidak akan membuat mailbox Anda sesak.

BERAPA?
100% gratis.

CARANYA?
Kirimkan email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Anda akan segera mendapatkan email dari yahoo yang menanyakan konfirmasi Anda; silakan "reply" dan "send" dalam tempo tidak lebih dari 7 hari. Sesudah itu Anda akan mendapatkan Illuminata perdana Anda.

RISIKONYA?
Tidak ada risiko dalam berlangganan Illuminata, jika Anda merasa tidak mendapatkan manfaat darinya, dengan sangat mudah Anda dapat berhenti berlangganan. Milis ini dirancang bukan sebagai forum chatting, sehingga tidak dapat dipakai untuk pertukaran email antar-pelanggan.

JIKA SUDAH?
Bagilah kebahagiaan Anda dengan mem-forward email ini ke teman-teman Anda dan cc-kan ke
[EMAIL PROTECTED]

CONTOHNYA?

ILLUMINATA 25: IBLIS BELAS KASIH

Sang Guru ditanya, "Bagaimana caranya menumbuhkan belas kasih yang tak terbatas kepada semua makhluk?" Jawabnya, "Kembangkan ketidak-berpihakan." Ini artinya, menyadari kesamaan hakiki semua makhluk hidup—saya tidak lebih hebat dari orang lain, demikian pula orang lain tidak lebih hebat dari yang lain. Kita semua adalah satu.

Hal ini mengingatkan kita pada perumpamaan sederhana tentang burung berkepala dua. Seekor burung memiliki dua kepala dan satu tubuh. Suatu hari, karena dengki, kepala yang satu menipu kepala yang lain untuk menenggak racun; alhasil "seluruh" burung itu mati.

Demikian juga halnya, "orang lain" dan "saya" berbagi tubuh yang sama. Siapa kita dan kehidupan kita tergantung kepada orang lain—tidak ada makanan, teman, orang tua, pekerjaan... yang tanpa "orang lain"—kita semua saling bergantung. Kekonyolan satu orang dapat mengakibatkan kejatuhan seluruh masyarakat.

Sang Guru berkata, "Hati-hati, jangan sampai menjadi Iblis Belas Kasih." Iblis Belas Kasih adalah orang yang berpikir bahwa dirinya betul-betul penuh belas kasih karena melihat dirinya terpisah dari orang lain—bahwa "mereka" tidak disangkal lagi membutuhkan bantuannya. Waspadalah, hal ini bisa menyebabkan ego muncul dan menjadi gemuk lho!

Orang yang benar-benar penuh belas kasih tidak pernah merasa ia penuh belas kasih. Ia sekadar melakukan apa yang dianggapnya paling alamiah di dunia ini. Sekalipun kita sudah selayaknya memuji kebajikan, tidak ada yang perlu dibesar-besarkan karena telah berbuat baik.

Be Good, Be Happy,
Handaka Vijjananda

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke