----- Original Message ----- 
From: "Ardi" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 23, 2005 9:46 AM
Subject: Fwd: Lalat Bisa Sebarkan Virus Flu Burung


Hasil penelitian terhadap lalat yang berasal dari peternakan
unggas yang terinfeksi virus flu burung membuktikan, lalat pun bisa
menyebarkan virus flu burung. Karena itu, sangat penting menjaga
kebersihan lingkungan dan kebersihan personal, terutama mencuci tangan,
kata peneliti virus flu burung dari Universitas Ga- djah Mada (UGM) Prof
drh R Wasito MSc PhD kepada Pembaruan, Rabu (21/9).

Menurut dia, hasil penelitian yang dilakukannya pada 2005 bersama Prof
drh Hastari Wuryastuti MSc PhD dan ahli virus dari Amerika Serikat Prof
Roger K Maes membuktikan, virus flu burung tidak hanya disebarkan
unggas. Lalat pun menjadi pembawa (karier) virus flu burung.

Dia menjelaskan, sebanyak 100 miligram lalat (sekitar enam ekor) yang
diperiksa dan berasal dari enam lokasi, dengan pemeriksaan reverse
transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) positif flu burung sub
tipe H5N1. Sampel lalat berasal dari peternakan unggas yang terinfeksi
virus flu burung di provinsi Sulawesi Selatan.

Sampel diperoleh dari Balai Besar Veteriner di Maros, Sulawesi Selatan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dinamika penyebaran virus flu
burung.

Sampel lalat yang diteliti juga ada yang berasal dari Tuban, Jawa Timur
dan Karanganyar, Jawa Tengah. Hasil pemeriksaan RT-PCR, sampel lalat
dari Tuban dan Balai Besar Veteriner Maros positif flu burung.

Melalui Mukosa

Menurut Wasito, mantan Direktur Jenderal Peternakan Departemen
Pertanian, sekalipun lalat membawa virus flu burung, dan bila lalat itu
hinggap pada makanan dan kemudian manusia menelan makanan itu, ujarnya,
virus flu burung tidak menyebar ke manusia lewat makanan tapi menular
melalui mukosa (kelenjar) saluran pernapasan.

"Kalau tangan menyentuh benda-benda yang dihinggapi lalat pembawa virus
flu burung, kemudian tangan tidak dicuci bersih dan memegang hidung maka
hal ini yang bisa menularkan virus flu burung ke manusia. Jadi
sebenarnya memakan daging ayam, telur ayam aman. Selama ini orang yang
meninggal karena infeksi virus flu burung bukan karena makan ayam atau
makan telur," katanya.

Seekor lalat, ungkapnya, bisa terbang sejauh 20 kilometer. Sepasang
lalat (betina dan jantan) dalam tempo tiga sampai lima bulan bisa
menghasilkan triliunan lalat baru. Waktu untuk berubah dari telur lalat
menjadi lalat baru memakan waktu tiga sampai lima hari.

Hasil penelitian lalat yang positif membawa virus flu burung tersebut
akan ditindaklanjuti untuk mengetahui apakah virus flu burung yang ada
pada lalat itu sama dengan virus flu burung yang ada di Hong Kong, dan
negara lain.

Juga untuk mengetahui apakah lalat sebagai perantara (vektor) mekanik (
virus menempel pada lalat dan lalat menjadi sakit), dan apakah virus flu
burung berkembang biak di tubuh lalat.

"Hasil penelitian ini belum saya sampaikan ke Departemen Pertanian
karena masih berlangsung. Penelitian terhadap lalat akan dikembangkan ke
daerah lain, seperti ke Sumatera Utara. Sekarang yang perlu diperhatikan
adalah menjaga kebersihan lingkungan, dan masyarakat jangan panik," ucap
Wasito. (N-4)




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke