Yamin Prabudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ini memang lagi trend koq...
selain di Jakarta, di kota Medan juga ada beberapa
kejadian yang sama...
beberapa keluarga serta beberapa teman di sana
mengalami hal tersebut...
setelah di check para *Bhiksu* tersebut datang dari
China.....
--- Rinto Jiang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> -------- Original Message --------
> Subject: [budaya_tionghua] OOT: Waspadalah dalam
> hal berdana
> Date: Wed, 19 Oct 2005 19:35:18 -0700 (PDT)
> From: Isone <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
>
>
>
> Namo Buddhaya,
>
> Kejadian ini dialami oleh istri saya pada tanggal 18
> Okt 2005 di Mega Mall Pluit. Ketika lagi berbelanja
> sesuatu, istri saya didekati oleh seorang Bikkhu
> (Jubah abu2). Beliau mengaku bahwa dia berasal dari
> Vihara Avalokitesvara di Mangga besar. Setelah basa
> basi dalam bah Mandarin beliau memperlihatkan gambar
> Dewi Kwan Im dan meminta istri saya untuk berdana.
> Sebagai umat Buddhist, tentunya istri saya tidak
> keberatan untuk berdana apalagi kegiatan ini diminta
> lansung oleh seorang anggota Sangha.
>
> Ketika istri saya kasihkan uang lembaran 50rg, eh
> malah ditolak sambil mengeluarkan lembaran kertas
> seolah2 banyak umat yang telah berdana diatas jumlah
> 100rb - 300rb. Apakah ini merupakan salah satu cara
> berdana menurut ajaran Buddhist ? Walapun merasa
> agak
> aneh, akhirnya istri saya kembali mengeluarkan uang
> lembaran 100rb, pada saat waktu itu 50rb masih
> berada
> di tangan Bikkhu itu. Secara cepat Bikkhu itu bilang
> 150rb ya (dlm bahasa Mandarin). Spontan istri bilang
> tidak, minta 50rb-nya dikembalikan. Akhirnya istri
> saya hanya mengeluarkan 100rb dan Bikkhu-nya
> langsung
> pergi dengan dana tsb.
>
__________________________________
Start your day with Yahoo! - Make it your home page!
http://www.yahoo.com/r/hs
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
