Dear all mohon pencerahan ... dengan kata2 >> "Akulah Pemimpin dalam dunia ini, >> Akulah Tertua dalam dunia ini, >> Akulah Teragung dalam dunia ini, >> Inilah kelahiranku yang terakhir, >> Tak akan ada tumbibal lahir lagi." sepertinya 'arogan' sekali mohon pencerahannya ... (kayaknya waktu itu pernah dibahas, tapi maaf saya masih belum mengerti, mungkin masih ada yang bersedia untuk mencerahkan aku) Thank you Yuni
> ----- Original Message ----- > From: "mikay jakson" <[EMAIL PROTECTED]> > To: "buddhis berpikir" <[EMAIL PROTECTED]>; > "buddhist-indonesia" <[EMAIL PROTECTED]>; > "dhammavaddhana" <[EMAIL PROTECTED]>; "Dharmajala" > <[email protected]>; "Forum Buddha" > <[EMAIL PROTECTED]>; "MABINDO" <[email protected]>; > "mahayana" <[EMAIL PROTECTED]>; "milis_buddha" > <[EMAIL PROTECTED]>; "mubi" <[EMAIL PROTECTED]>; > "samaggiphala" <[EMAIL PROTECTED]>; "Taman_Budicipta" > <[EMAIL PROTECTED]>; "DSP" <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Wednesday, November 30, 2005 9:55 AM > Subject: [Dharmajala] Setetes Dhamma Sebongkah Berlian 30/11 > > >> 30 November >> Dalam perjalanan ke Devadaha, tibalah rombongan >> ratu di Taman Lumbini (sekarang Rumminde di Pejwar, >> Nepal) yang indah sekali. >> Di kebun itu Ratu memerintah rombongan berhenti >> untuk beristirahat. Dengan gembira Ratu berjalan-jalan >> di taman dan berhenti di bawah pohon Sala. Pada waktu >> itulah Ratu merasa perutnya agak kurang enak. Dengan >> cepat dayang-dayang membuat tirai di sekeliling Ratu. >> Ratu berpengangan pada dahan pohon Sala dan dalam >> sikap berdiri itulah Ratu melahirkan seorang bayi >> laki-laki. Ketika itu tepat purnama sidhi di bulan >> Vaisak tahun 623 SM. >> Empat Maha Brahma menerima Sang bayi dengan jala >> emas dan kemudian dari langit turun air dingin dan >> panas untuk memandikan Sang bayi sehingga menjadi >> segar. >> Sang bayi sendiri sudah bersih karena tiada darah >> atau noda-noda lain yang melekat pada tubuhnya. >> Bayi itu kemudian berdiri tegak dan berjalan tujuh >> langkah di atas tujuh kuntum bunga teratai ke arah >> Utara. >> Setelah berjalan tujuh langkah, bayi ini lalu >> mengucapkan kata-kata sebagai berikut: >> "Aggo 'ham asmi lokassa, >> jettho 'ham asmi lokassa, >> settho 'ham asmi lokassa, >> ayam antima jati, >> natthi dani punabbhavo." >> Artinya: >> "Akulah Pemimpin dalam dunia ini, >> Akulah Tertua dalam dunia ini, >> Akulah Teragung dalam dunia ini, >> Inilah kelahiranku yang terakhir, >> Tak akan ada tumbibal lahir lagi." >> >> (Judul : Riwayat Hidup Buddha Gotama) >> (Penyusun : Maha Pandita S. Widyadharma) >> (Penerbit : Cetiya Vatthu Daya) >> >> >> >> __________________________________ >> Yahoo! Music Unlimited >> Access over 1 million songs. Try it free. >> http://music.yahoo.com/unlimited/ >> >> >> >> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri >> saya maupun di luar diri saya ** >> >> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami >> taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian >> dan cinta kasih yang kokoh ** >> >> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami >> secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga >> terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** >> >> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh >> welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore >> hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama >> melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur >> kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> >> >> >> >> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
