Dear Bro n Sis
Seperti sabda Sang Buddha
Menyeberangi sepuluh orang baik , lebih baik menyeberangi seorang narapidana.
Menyeberangi seorang narapidana, lebih baik menyeberangi seorang Bhiksu.
(renungkan arti sabda ini, kalau ada yang tidak ngerti akan aku jelaskan)
Setiap orang berhak memilih agama sendiri ,kalau dirinya ngotot mau menjadi "Buddhis", itu bagus sekali. Masalahnya sifat yang suka sembarangan, kasar dan nyakitin (orangnya nda ada kelainan mental kan?). Kalau dianya sehat pikiran sih ok.
Ajaran Buddha ada 84000 cara untuk mendidik orang, dalam mengajar diri orang lain kita mesti lebih ketat dan keras dalam diri sendiri.
Dan ingat jangan ada punya pikiran kita bisa merubah sifat dia, karena dalam ajaran Ch'an semua persoalan kembali ke diri sendiri dan yang mesti kita perbaiki itu juga diri sendiri.
Karena masuk Kristen dia jadi
baik, aduhhhh...kita mesti malau lho! Dan kita mesti tanya diri sendiri mengapa Kristen bisa membuat dia baik? mengapa ajaran Buddha tidak?
Ayoooo...Dharmajala group... kita sering menekankan ajaran Buddha baik, ajaran Buddha gimana dan gimana, mesti belajar dari Buddha, mesti belajar dari Bodhisatva...
Jangan cuman di mulut, ini saatnya untuk practice...let's start to make someone to be Bodhisatva.
SETIAP UMAT MANUSIA ITU DASARNYA BAIK.
Dalam membina seseorang, kita mesti melupakan segala sifat dan kelakuan jeleknya yang dia lakukan di masa lampau.
Kita mesti menerima dirinya dengan sepenuh hati
Kalau kita bersedia memberi cinta kita yang sesungguhnya, suatu hari(butuh waktu lama) dia juga akan memberikan cinta yang sebenarnya ke kita.
___________________________________________________ 最新版
Yahoo!奇摩即時通訊 7.0,免費網路電話任你打! http://messenger.yahoo.com.tw/
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS