Rekan-rekan Dharmajala yth,
 
Ada sementara orang yang menerangkan anatta sebagai berikut: dunia ini kosong, yang anda lihat adalah semu karena itu benda yang anda lihat adalah maya dan seterusnya bahkan baik dan buruk itu juga semu. Pendekatan semacam ini menolak jauh-jauh fakta persepsi yang kita terima dari pancaindra. Saya pribadi lebih senang menerima bahwa fakta yang bisa kita terima selama ini adalah dari pancaindra kita jadi mulainya justru dari sana. Salah satu pengalaman manusia adalah melihat kelangit. Kita kembali ke zaman dahulu dulu, tentang sejarah kosmologi ini. Terlihat bahwa bumi ini dikelilingi oleh selapis kulit berwarna biru pada kulit mana tertempel bintang-bintang dan bulan. Mereka bergerak dikulit itu. Belakangan kita tahu bahwa warna biru itu sebetulnya hasil biasan cahaya saja, warna itu sebetulnya tidak ada. Demikian juga “kulit” tadi sebetulnya tidak ada, itu hanya kesan mata kita karena jaraknya jauh. Dari pengalaman ini bisa disimpulkan bahwa benda “kulit” itu sebetulnya akibat dari perpaduan peristiwa, yang terlihat sebagai suatu benda kalau dilihat dari “jauh” (dari “luar” ?, mana istilah yang tepat?). Kita tahu banyak benda di dunia ini, kemudian orang mendapatkan bahwa benda itu sebetulnya tersusun dari unsur-unsur dasar (kalau tak salah orang dahulu mula-mula menemukan 83 atau 93 unsur saja). Kayu, besi, meja,kursi,panci dan lain-lain itu sebetulnya tersusun dari ke-93 unsur ini yang terrangkai sehingga menjadi kayu, besi dll.Orang merasa puas karena merasa sudah menemukan jawaban terhadap hakikat benda di dunia ini. Belakangan orang menemukan bahwa unsur itu masih bisa dipecah lagi, bukan hakekat dari benda, unsur itu terdiri inti atom dan electron yang menelilinginya. Kombinasi dari jenis inti dan electron ini tersusun unsur. Ternyata inti atom itu bukan tunggal melainkan terdiri dari proton dan neutron, kombinasi dari keduanya membentuk jenis-jenis unsur. Belakangan orang menemukan bahwa partikel elementer yang mereka cari ada yang lebih elememter demikin sampai ditemukan berbagai partikel elementer yang kalau ingin menangkapnya diperlukan detector segede gajah. Kalau kita tanya apakah yang ditemukan sudah paling elementer, unsur terakhir yang kita cari ? saya kira  kalau dikatakan belum, akan banyak orang yang percaya, kita mungkin sudah tidak mampu menemukan yang lebih kecil lagi karena keterbatasan kemampuan kita. Dari rentetan pengalaman manusia ini terlihat bahwa semua benda tersusun dari bagian yang lebih kecil, terangkai menjadi sesuatu, hanya kalau kita melihatnya dari “luar” maka benda tadi kelihatan tunggal. Kalau kita melihat kedalam diri manusia, akan terlihat hal yang sama seperti di dunia materi itu. Mula-mula ada nama rupa, kemudian bisa di pecah lagi. Saya kira kita juga akan mentok pada suatu tingkat tertentu karena kemampuan kita terbatas. Karena pengalamanan ini maka bisa disimpulkan bahwa didunia ini tidak ada diri sejati yang menjadi inti dari segala sesuatu. Kalau ditanya apakah itu kosong, jawabannya “tidak tahu”, yang jelas selalu tidak bisa ditemukan sesuatu yang “sejati” itu. Kalau dikatakan kosong orang akan bingung, dari kosong menjadi ada belum pernah dialami manusia biasa. Katanya ada orang yang bisa memberikan sesuatu dari udara , tapi hal semacam ini belum pernah dipelajari secara lengkap.
 
Itulah keterangan anatta yang tidak membahas soal kosong atau tidak.
Semoga bermanfaat.
 
Kreshna
 
Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All Bros & Siss,
 
Saya Mendapatkan Pertanyaan Mengenai Ttg Buddhisme : Apakah Konsep Anatta Mendukung Paham Nihilisme ?.
Saya Terus Terang Sangat Kaget & Meminta Bantuan Pemikiran Ttg Hal Di Atas.
Dari Ini Saya Baru Tersadar Bahwa Umat Buddha, Mau Tidak Mau, Harus Sangat Banyak Tahu Ttg Apa Yg Diyakininya ; Orang 2 Di Luar Sana Saja Banyak Tahu Ttg Buddhisme , Mengapa Kita, Termasuk Saya, Tidak Berusaha Meng 'Up Grade' Diri Sendiri ?
 
Trims Buat Setiap Bantuan Pemikian Bro & Sis !! 
 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke