30 Desember

    Suatu ketika brahmana Janussoni menghampiri Sang
Buddha … dan berkata kepada Beliau demikian:

    “Telah dikatakan, Guru Gotama, ‘Nibbana dapat
dilihat secara langsung.’ Guru Gotama, dengan cara
apakah Nibbana dapat dilihat secara langsung, segera,
mengundang orang untuk datang dan melihat, berharga
untuk dilaksanakan, untuk dialami sendiri oleh para
bijaksana?”

    “Brahmana, bila seseorang dipenuhi nafsu… buruk
akhlaknya karena kebencian… bingung karena kebodohan
batin, dikuasai dan tergila-gila karena kebodohan
batin, maka dia merencanakan kerugian bagi dirinya
sendiri, kerugian bagi yang lain, kerugian bagi
keduanya; dan di pikirannya dia mengalami penderitaan
dan kesedihan. Tetapi bila nafsu, kebencian dan
kebodohan batin telah ditinggalkan, dia tidak lagi
merencanakan kerugian bagi dirinya sendiri, tidak juga
kerugian bagi yang lain, tidak juga kerugian bagi
keduanya; dan di pikirannya dia tidak mengalami
penderitaan dan kesedihan. Dengan cara inilah,
brahmana, Nibbana dapat dilihat secara langsung,
segera, mengundang orang untuk datang dan melihat,
berharga untuk dilaksanakan, untuk dialami sendiri
oleh para bijaksana.”

    “Karena dia mengalami hancur totalnya nafsu,
kebencian dan kebodohan batin, dengan cara ini,
brahmana, Nibbana dapat dilihat secara langsung,
segera, mengundang orang untuk datang dan melihat,
berharga untuk dilaksanakan, untuk dialami sendiri
oleh para bijaksana.”     (III, 55)

(Petikan Anggutara Nikaya)      
(32. Nibbana yang Dapat Dilihat)


                
__________________________________________ 
Yahoo! DSL – Something to write home about. 
Just $16.99/mo. or less. 
dsl.yahoo.com 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke