Sebuah analogi kadang-kadang terkesan sama dengan prinsip prinsip 
ajaran lain adalah hal biasa. Hal ini karena membandingkannya secara 
kontekstual. Secara substansial, pada dasarnya tentu sangat berbeda. 
Terlalu gegabah dalam membandingkannya dengan cara demikian. Hal ini 
sudah sering dilakukan oleh orang-orang yang suka membanding-
bandingkan ajaran agama a degnan agama b dan menyimpulkan a dan b 
adalah sama hanya karena mereka sama-sama menggunakan ritual yang 
hampir sama. contoh lain, Buddhism mengakui adanya surga dan neraka, 
lalu orang pada beranggapan agama Buddha sama saja dngan agama lain 
yang sama sama mengajarkan eksistensi surga dan neraka. 
 
Kita semua tahu bahwa konsep Buddha dari  LiHOngzi secara 
fundamental telah bertolak belakang dengan konsep Buddha 
tradisional, bahkan lebih jauh lagi dia menambahkan berbagai teori 
baru yang secara tidak langsung mendiskreditkan agama Buddha. Jadi, 
mohon jangan salah memahami bahwa analogi yang saya berikan ini 
adalah meniru dari Lihongzi (Lihongzi sendiri saja meniru dari agama 
Buddha lalu), entar orang jadi salah paham lagi bahwa analogi ini 
bukan berasal dari Buddhisme, melainkan dari Falungong. Jadi berabe 
deh..    

--- In [email protected], "Brianz_liu" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Salam.
> 
>  
> 
> >> Sedangkan Sukhavati ibarat galaksi B yang di mana galaksi ini 
hanya
> terdiri atas alam-alam menyenangkan.     
> 
>  
> 
> Penjelasan ini kok seperti Ceramah Li Hong zhi master Falungong 
ya? 
> 
>  
> 
> Sifu : Yang saya ajarkan adalah prinsip dari alam semesta, 
lagipula adalah
> seperangkat Dafa yang paling besar di alam semesta dari atas 
hingga bawah,
> dimana dapat menciptakan lingkungan hidup untuk kehidupan alam 
semesta serta
> Shen yang berbeda tingkat dan manusia. Kalau begitu bila mengatakan
> bagaimana sejalan dengan agama Kristen, itu adalah suatu hal 
seperti saja
> mengatakan bahwa suatu istana besar yang megah menterang, 
bagaimana bisa
> sama dengan suatu rumah yang amat kecil dan sederhana, adalah 
tidak bisa di
> sama-ratakan. Dafa dari alam semesta ini Dia pada tingkat berbeda
> menciptakan lingkungan hidup dan fasilitas hidup untuk kehidupan 
di tingkat
> yang berbeda, artinya kehidupan pada tingkat tersebut sesuai 
dengan prinsip
> tingkat tersebut, sesuai dengan Fa dari tingkat alam semesta 
tersebut,
> barulah dapat hidup ditingkat itu. Dibicarakan lebih singkat lagi, 
ialah
> dimasa akan datang kalian ingin hidup di lingkungan seperti apa, 
itu
> tergantung anda dapat kultivasi seberapa tinggi. Sedangkan prinsip 
yang
> diajarkan Yesus pada masa itu, adalah prinsip yang mengajarkan 
manusia biasa
> dalam masyarakat bagaimana berkultivasi hingga sampai ke dunia 
Beliau. Lalu
> dunia Beliau ada dimana? Mengatakan lebih tepat, berada didalam 
sebuah
> lingkup kecil dari galaxi kita, dalam sebuah badan langit yang 
berpadanan
> dengan galaxi kita. Tingkatan Yesus dengan Buddha yang biasa 
disebut di
> timur adalah sama tingkat. Akan tetapi Tuhan yang disebut orang 
kulit putih
> barat jauh melebihi berlipat-lipat tinggi daripada tingkat ini, 
tetapi
> semuanya belum keluar dari alam semesta kecil. Sedangkan Dafa kita 
ini
> menciptakan alam semesta seperti demikian yang tak terbatas tak 
berakhir dan
> tak terhitung, lebih banyak daripada pasir yang berada di dunia. 
Jadi coba
> anda katakan bagaimana Dia bisa dibandingkan? Prinsip yang 
diajarkan Yesus
> hanyalah Fa pada tingkat Tathagata dalam alam semesta kecil yang 
berada
> dalam Dafa yang tak terbatas. Beginilah hubungan diantara mereka.
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke