--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Bro & Sis,
>    
>   Sy Perlu Tanggapan Dari Anda Semua Ttg Hal2 Tsb Di bawah Ini :
>    
>   a. Pada Masa Pangeran Siddharta Gotama Melakukan "Pencarian Luhur 
Nya" Sampai Dengan Pencapaian Penerangan Sempurna Nya , Buddha Siapa 
Yg Sedang Tugas Di Dunia Saha Ini ?


jawab:

a. saya rasa kata tugas menimbulkan suatu perintah dari "sesuatu yang 
lebih tinggi". jadi betul kata rekan-rekan semua bahwa Buddha sudah 
tidak ada ketika itu, sampai petapa Siddharta Gautama yang mencapai 
ke-Buddha-an(pencerahan sempurna) 
  



>   b. Tepat Setelah Shakyamuni Buddha Mencapai Penerangan Sempurna 
Nya & Menikmati Pengetahuan Tertinggi Tsb, Beliau Tersirat Tidak Ada 
Niatan Utk Membabarkannya Bagi Manusia Maupun Segala Mahluk (karena 
terkesan sangat sulit dipahami & sgt halus utk para mahluk awam) 
sampai membuat Dewa Sahampati 
>   (yg membaca pikiran Shakyamuni Buddha seperti itu) hadir langsung 
ke hadapan Beliau guna Memohon Serta Membujuk Agar Pengetahuan 
Tertinggi Nya Di babarkan Kpd Seluruh Mahluk Awam: Bagaimana Pandangan 
Bro & Sis Mengenai Hal Ini, Apakah Stuju Klo Dikatakan Bahwa Pada 
Detik Menentukan Itu Shakyamuni Buddha Masih Memiliki Sedikit "Debu" 
?? Maaf ! Klo Pertanyaan INi "Menggangu Anda Semua Namun Tlg 
Klarifikasi Seandainya Sy Keliru !!



jawab:


b. lagi-lagi ada pertanyaan yang seperti ini...
   yang pertama kita telaah adalah apakah benar wacana/pernyataan yang 
menyebutkan bahwa setelah Siddhartha Gautama mencapai penerangan 
sempurna, ia memang "Benar-benar" TIDAK berniat mengajarkan Dhamma??
jika pernyataan tersebut salah, maka tidak perlu dibahas lagi.

namun jika hal tersebut "benar", timbul pertanyaan: mengapa bisa 
seperti itu? mungkin jawabannya seperti yang dikatakan rekan lainnya, 
seperti sengaja biar dewa Sahampati memohon...
namun bisa juga karena memang pada Siddharta Gautama pada waktu itu 
masih terdapat sedikit "debu" kekotoran duniawi, atau dengan kata lain 
belum "betul-betul" merealisasikan Nibbana...
atau karena pencerahan sempurna-Nya masih dalam tahap "batin", belum 
menyelami "pencerahan sempurna total", artinya pencerahan sempurna 
bukan hanya "batin", namun juga "fisik/materi/badan"...


namun saya lebih setuju bahwa Sidharta Gautama setelah mencapai ke-
Buddha-an tidak mempunyai pikiran "dhamma begitu dalam sehingga..." , 
lalu timbul pertanyaan, mengapa ada dalam kitab suci??
kembali lagi ke masalah tujuan penulisan kitab suci tersebut...
mungkin tujuan penulisan tersebut pada awalnya bertujuan untuk 
memperlihatkan "mahal"-nya belajar Dhamma, sesuai dengan kondisi saat 
itu. sehingga seseorang lebih menghargai Dhamma dan dapat belajar dan 
menyelaminya, karena bahkan seorang dewa sampai memohon, bukankah 
berarti Dhamma sangat berharga??



                
> ---------------------------------
> Yahoo! Photos
>  Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, 
holidays, whatever.
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke