Dear bro Ika polim

Sebenarnya banyak juga sutta-sutta kotbah sang Buddha kepada umat 
awam. Spesifiknya saya tidak hafal, tapi contohnya adalah kotbah 
sang Buddha kepada Sigalovada, Ibu MIgara, Raja Bimbisara, Raja 
Pasenadi, Tabib JIvaka, Raja Suddhodana, Raja Ajatasattu, dll..
 Dan jika kita perhatikan, sesungguhnya sangat banyak Sutta yang 
dikotbahkan sang buddha kepada umat awam, dan hanya saja akhirnya 
para umat awam yang mendengarnya kemudian meninggalkan rumah tangga 
untuk menjadi bhikkhu. contoh sederhana, Pangeran Nanda bukankah 
umat awam yang sangat rindu pada istrinya akhirnya menjadi bhikkhu 
berkat bimbingan sang Buddha? 

Berbicara mengenai topik yang berkenaan dengan umat awam, sang 
Buddha sudah banyak mengjelaskannya seperti cara menjalankan mata 
pencaharian yang baik, cara menjadi suami yang baik, istri yang 
baik, ciri2 suami yang buruk dan istri yang buruk, bahaya dari 
berjudi, pergaulan yang bermanfaat dan sebaliknya, cara persembahan 
yang benar, pentingnya sikap bakti pada orang tua, dll..masih banyak 
deh.
Bukankah hal2 ini yang berkenaan dengan umat awam? cobalah buka lagi 
kitab2 sutta, saya rasa banyak juga sutta2 yang kotbahnya berkenaan 
dengan umat awam. Dan sekali lagi, cuma saja para umat yang 
mendengarnya ya akhirnya mnejadi bhikku/ni..



Amithofo

Cg ik
    



--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> DEarest Bro Willy,
>    
>   Thx Buat Anda Yg Bermaksud Menenangkan Batin Sy & MUngkin Juga 
Kita Semua !
>   Namun Kita Semua Tahu Bahwa Itu Tidak Hanya Sekedar Itu Kan ? 
Banyak Hal Inti Dasariah Yg Musti Dipegang Teguh Sebagai Panduan 
Sementara Waktu Kita Menjalani Filosofi Ke buddah an Kita ! (maaf, 
bukan utk membedakan kita dari yg lain).
>   Salah SAtu Contohnya ! 
>    
>   Kita Tahu Bahwa Para Umat Awam Seperti Kita INi (mungkin juga 
anda sekarang / dikemudian hari)  juga akan menikah ! (berumah 
tangga). 
>   Dari Satu contoh Ini Saja Kotbah2 Sang Buddha Sudah Tidak Dpt 
Sepenuhnya Kita Anggap Sama Esensinya, Karena Beliau, Dikebanyakan 
Sutranya(?) Berbicara Langsung Kpd Para Biksu Yg (tentunya) tidak 
berumah, tidak berkeluarga, tidak melakukan hubungan seksual!!!!!! 
Bukankah Demikian ?
>    
>   Bukankah Jadinya Kita Harus Juga Mencari Kotbah2 Beliau Yg Khus 
Utk Para Awam Spt Kita ?
>    
>     >  





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke