Dearest Sis Safira,
Sy Mau Coba Jelaskan No 1 Dari Cara Pandang Berbeda, Sbb :
"Hati" Adalah Pusat Spiritual Manusia (yg berbentuk energi & terletak pd lapisan tubuh astral/eterik/cahaya) Yang Secara Fisik Setara Dgn Posisi Tengah Diantara Kedua Dada Kita !
Titik Ini Juga Sering Dikenal Sebagai Chakra Anahata / Chakra Jantung Di Dalam Studi Yoga Kundalini, & Merupakan Salah Satu Dari 7 (tujuh) Titik Energi Utama Manusia Yang Merupakan Tujuan Pembangkitannya !
Di Dalam Banyak Ajaran Timur, "Hati" Sering Kali Dikenal Sebagai Pusat Batin, Pusat Rohani Ataupun Pusat Pikiran Murni Manusia !!
Jadi Harap Jangan Kaget Kalau Pada Banyak Buku Ajaran Timur Yang Mengatakan "Pikiran Melihat Pikiran"; Yang Berarti Pikiran Murni Manusia Melihat Pikiran Yang Ditimbulkan Oleh Ke 6 Indria.
Jadi Kesimpulannya:
Pikiran Murni Inilah Sebagai Yang Utama Pikiran Yang Ditimbulkan Oleh Ke 6 Inderia Wajib Mengikutinya; Namun Karena Berbagai Sebab , Spt Karena Alam Ini Alam Indria Yang Menonjolkan Kenikmatan Indria & Atau Karena Pusat Batin Pikiran Murni Ini Masih Tidur, Maka SEAKAN-AKAN Pikiran Oleh Ke 6 Indrialah Yang Utma & Ini Mungkin Juga Karena KEBODOHAN BATIN / Moha !!!
Semoga Bermanfaat !
safira luiz <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
safira luiz <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- TheHiddenDragon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah, bagus nih. Tapi ada yang tak kumengerti, mungkin
ada yg bisa bantu ( untuk item no. 1 aja, krn no. 2 n
3, terus terang cuma kasih pendapat).
No. 1
Hati manusia tidak bekerja sama dengan konsep
pikirannya dalam menentukan ke mana ia memandang, apa
yang harus ia kejar dan jangan dikejar, apa yang
primer dan sekunder, apa yang semestinya disembah
secara total dan apa yang silakan disepelekan saja,
jelasnya.
Tanya :
kita sering dengar kata orang hati ku. yg pasti bukan
organ "hati" kan. Jadi hati itu merujuk pada apa?
kalau merujuk pada arti perasaan kenapa tak disebut
perasaan saja? tentunya makna hati itu lebih dari itu?
apa ya hati itu? mana yang lebih penting untuk
dituruti, hati atau pikiran?.
No. 2
Dengan kata lain, kalau Tuhan
> menjadi sahabat karib seseorang dalam rumah tangga
> dan kehidupan, maka orang itu tidak akan berjalan
> sendirian, alias ada penjamin rezeki, kekuatan dan
> ketentramannya.
Komentar :
I don't think so. "Penjamin". Tujuan orang beragama
secara umum adalah naik surga. Caranya adalah
mengikuti petunjukNya agar berbuat baik. Kan kaga
mungkin tanpa mengikuti petunjukNya bisa naik surga.
Jadi pointnya adalah Usaha yang benar. So siapa yang
berusaha? Yah kita sendiri yang berusaha bukan? Klo
kita sendiri yang berusaha, gimana ya bisa disebut
penjamin. ????? Tuhan, surga hanyalah motivasi. Gimana
menurut Bro & Sis?.
No.3
> Tuhan sangat bertanggung jawab sebagai panitia
hidup orang yang bersangkutan. Sangat panjang kalau
ini saya teruskan, katanya bersemangat.
Komentar :
Kataku tak bersemangat : Klo Tuhan diibaratkan sebagai
panitia tentunya Beliau panitia yang amburadul. Klo
bagus itu jasanya. Klo tidak bagus itu bukan
bagiannya. He he he, kata panitia ato kata orang orang
yang menganggap beliau panitia. Semakin dianggap
sebagai " " semakin jauh makna Tuhan itu sendiri.
Ilmu apa yang berkesimpulan
> bahwa daun itu bisa menyembuhkan sakit perut?
> jawab Tuhan. Bukankah tadi Tuhan menyuruhku
> mengambil daun ini? sergah Musa. Yang
menyembuhkan perutmu adalah perkenan-Ku, bukan daun
itu. Ketika sakit pertama kau minta tolong kepada-Ku,
tapi kali kedua kau langsung lari mencari daun tanpa
meminta tolong kepada-Ku.
Kontek ini membuatku sedikit bersemangat krn ternyata
sifat Tuhan sama denganku ( he he he ). Maksudnya
masih sama sama ego. Menolong aja masih punya tujuan.
Welas asih ne masih kurang. Wah, aku ikut Bodhisatva
ame Buddha aja deh.
Maaf ya klo ada salah kata atawa aku kurang memahami
kalimat yang tersirat dari seorang " EMHA " yang
sangat dalam artinya.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
