Dahulu kala, mungkin sekitar sepuluh tahun silam, ada buku tentang Kwee Tek Hoay yang diteribitkan oleh Pustaka Sinar Harapan. Judulnya, 100 Tahun Kwee Tek Hoay. Ada sub judulnya, kalau tidak salah, Dari Pedagang Tekstil hingga Pendekar Pena. Buku tersebut mengulas tentang kehidupan Kwee sebagai pedagang, penulis ceritera Drama, penulis buku-buku Buddhis, tentang organisasi yang dibetuk (sekarang bernama Tridharma), dan seterusnya. Sayangnya, buku tersebut sudah tidak dijual lagi. Mungkin tidak akan ketemu kalau kita pergi ke toko buku.
 
Tentang Bhante Narada, juga pernah diterbitkan dalam bentuk buku. Ini juga buku lama, sangat lama. Usianya lebih tua daripada buku Kwee yang dijual bebas. Buku ini, sepengetahuan saya, hanya beredar di bursa wihara. Sekarang, juga sudah tidak ada.
 
Untuk kedua buku tersebut, paling-paling kita hanya bisa mendapatkan foto copynya. Kalau mau, saya akan usahakan. Mudah-mudahan, bisa membantu.
 
Terima kasih
DP
 
 
 
----- Original Message -----
From: Vera
Sent: Tuesday, February 28, 2006 4:11 PM
Subject: [Dharmajala] Fwd: Buku Kwee Tek Hoay

Namaste
 
Ada yang bisa membantu???
 
Thanks...
Vera

robin robinson <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: "robin robinson" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tue, 28 Feb 2006 03:40:08 -0500
Subject: Buku Kwee Tek Hoay

Namo Buddhaya,
saya mau tanya dimana kira-kira Sis pernah melihat buku yang menulis tentang Kwee Tek Hoay. masalahnya di kota Medan saat ini buku-buku yang berkaitan dengan sejarah perkembangan agama Buddha sangat kurang sekali sehingga perlu bertukar info dengan teman-teman di daerah lain.
jika ada informasi tentang Kwee Tek Hoay maupun Y.M Bhikkhu Narada tolong diinformasikan ya.
Thx for the info.
 
Salam Metta
R. Viriyaputra

--
___________________________________________________
Play 100s of games for FREE! http://games.mail.com/


Yahoo! Mail
Use Photomail to share photos without annoying attachments.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke