Dear Bro BCLT..
 
Kali ini bukan untuk menanggapi permasalahan buku di hotel.
Tapi tertarik dengan urusan SAGIN.
Mohon infonya mengenai politisir2 nya.
Biar kita2 yang muda ini juga jadi tahu sejarah.
 
thanks,
henry


bcl_t <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bro V. Diepa,

Pandangan anda itu benar sekali bahwa yang penting itu praktek
Dhamma bukan buku nya, dan memang tidak akan ada habisnya diskusi
soal buku ini dan bagai mana diperlakukannya kalau mau diteruskan,
namun saya akan sangat setuju kalau kita - umat Buddha- hendaknyalah
low profile dalam arti tidak ekspansif keluar dan menunjukkan
atribut ke buddhisan kita terutama sekali kalau lalu ingin bersaing
dengan agama lain apa kita semua sudah lupa dengan kejadian waktu
Sangha Agung dipolitisir dan akhirnya keluar dari walubi -atau
sekarang sudah ikut lagi-, dan kita juga mestilah tidak menaruh diri
itu berhadap-hadapan dengan orang-orang semacam FPI dan ormas-ormas
yang tidak berpikir panjang lainnya. Selain itu saya yakin masih
banyak Vihara dan juga komunitas Buddhis yang jauh lebih membutuhkan
dan akan lebih menghargai buku itu dari pada ditaruh di hotel dan
dengan segala kemungkinannya-secara umum anda bisa mencek apa tujuan
dan keperluan orang nginap di hotel, apakah ada celah untuk ruang
religius bagi para tamu itu? Kalau pun ada tentu ybs itu sudah punya
bekal-buku atau apa yang dia latih sendiri-, kalau kita mau melihat
secara umum, orang nginap di hotel kalau tidak urusan bisnis/tugas
kantor, jalan-jalan/rekreasi, tentu urusan (maaf) sex dan sex- lalu
di mana porsi religiusnya?

Ini saya postingkan komentar saya dan juga link awal yang
menunjukkan di mana sih awalnya diskusi itu dan memang kata-kata
saya agak kasar, ini saya mesti mohon maaf, terutama sekali karena
posting ini sebetulnya sudah jadi perang mulut antara saya dengan
Bro Abin :) , yang sepertinya merasa harga dirinya jadi diusik
karena dia yang pertama kali ngomong dan mengangkat isu ini. Sekali
lagi mohon maaf dan mohon dilihat bagian yang pentingnya-bukan
hujatan saya. :) Maafkan kebodohan saya dan kekasaran saya.

dari yang bodoh dan kasar
bclt
====


SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke