goyang-goyang, tak tahu mau melakukan apa karena belum biasanya, wah
ternyata itu gempa yang membangunkan diri dari mimpi. Satu kebetulan,
pas weekend di saat orang beristirahat, terjadilah bencana ini.
Seketika terjadi kepanikan. Sekitar pukul 05.55 WIB, DI Yogyakarta dan
sekitarnya dikunjungi oleh sang penghancur, gempa tektonik yang cukup
kuat. Meski cuma menggetarkan bumi ini selama 57 detik, ternyata waktu
yang singkat itu cukup untuk meluluhlantakan begitu banyak rumah dan
bangunan. Para penduduk banyak yang keluar dari rumah, takut terjadi
gempa susulan. Awalnya orang-orang daerah kota Jogja berpikir bahwa
itu adalah gempa akibat letusan gunung berarti, ternyata tidak.
Ternyata pusat gempa malah di pantai selatan, sehingga daerah yang
cukup parah adalah daerah selatan Jogja, seperti Bantul, Imogiri,
Piyungan, Jetis, dan daerah sekitarnya.
Kronologis cerita di Vihara Buddha Prabha
Yogyakarta (dp)—Sabtu, 27 Mei 2006, sekitar pukul 05.55 WIB terjadi
gempa tektonik dengan kekuatan yang cukup besar dan lamanya sekitar 57
detik. Awalnya gempa ini disangka oleh kebanyakan orang merupakan
gempa akibat letusan gunung Merapi. Sekejap setelah beberapa detik
itu, terjadi kepanikan yang luar biasa dan banyak rumah yang roboh.
Orang-orang pun segera keluar rumah, tidak berani tinggal dalam rumah.
Pada malam harinya, beberapa orang muda-mudi berkumpul bersama Biku
Sasana Bodhi dan Romo Ariyanto untuk membahas pemberian bantuan kepada
para korban gempa. Pada malam itu, diputuskan untuk membuka Posko
Bantuan Kemanusiaan di Vihara Buddha Prabha. Sejak saat itu, bantuan
datang dari berbagai pihak untuk disalurkan kepada korban melalui
Vihara Buddha Prabha. Hadir pada malam itu Pak Joko (dari Garuda Food)
untuk konfirmasi pemberian bantuan dari MBI.
Keesokan harinya (28 Mei), paginya rombongan Garuda Food dengan
membawa Nasi Instant Garuda Food dan dsb pergi ke daerah Imogiri Timur
untuk memberikan bantuan kepada para korban. Ternyata keadaan sana
cukup parah. Selain bantuan ini, pihak lain seperti Bos Progo, BEC
Surabaya, donatur dari Semarang, dan berbagai pihak lainnya (maaf jika
tidak tersebutkan namanya) datang juga memberikan bantuan. Situasi
Vihara Buddha Prabha begitu ramai karena selain turun muat barang ke
mobil, banyak korban dan pengungsi yang langsung datang ke vihara
minta bantuan untuk menyalurkan ke lokasi mereka.
Tanggal 29 Mei, bantuan yang datang terus bertambah. Sorenya Tim Medis
MBI sampai di vihara dan keesokan harinya (30 Mei) mereka berangkat ke
lokasi.
Sampai hari ini bantuan masih disalurkan ke lokasi gempa yang parah.
Saat ini Vihara Buddha Prabha masih menyalurkan bantuan ke korban dan
pengungsi di lokasi gempa. Untuk saat ini, bantuan yang banyak masuk
adalah air minum. Tetapi, untuk kenbutuhan berikut sangat sedikit
karena jarang diduga orang, seperti pakaian dalam (cd), pembalut
wanita, makanan bayi, betadine salap, penerangan (senter+baterai,
lampu teplok/semprong), obat-obatan (obat diare dsb.), minyak goreng,
terpal/tenda.
Tenda sangat dibutuhkan untuk tempat tinggal sementara karena banyak
rumah yang rusak yang tidak mungkin dibangun dalam waktu dekat ini.
Begitu pula, kebutuhan untuk tidur seperti selimut dan tikar karena
korban tinggal di luar rumah beratapkan terpal yang dibangun sederhana
sekali.
Bayi dan balita tentunya juga membutuhkan makanan jenis mereka.
Penerangan dibutuhkan karena listrik padam, masih belum semuanya
diperbaiki PLN. Begitu juga dengan obat-obatan. Di sini, sangat susah
diperoleh betadine salap. Betadine cair lebih mudah diperoleh, tetapi
yang lebih dibutuhkan adalah betadine salap.
Bagi siapa saja yang berminat untuk menyumbang, bahan-bahan kebutuhan
di atas dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk disalurkan kepada
korban dan pengungsi. Bantuan dapat disalurkan ke Vihara Buddha
Prabha. Kami akan menyalurkannya langsung kepada korban yang ada di
lokasi gempa.
Bantuan dapat disalurkan melalui
Vihara Buddha Prabha
Jl. Brigjend. Katamso no.3
Yogyakarta 55121
Telp. 0274-378084
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi ke nomor telp di atas,
atau ke saya (Julifin 081802726086).
Saya akan kirimkan file dalam bentuk pdf tentang kondisi lokasi gempa.
bisa didowload untuk membaca dan melihatnya. Jika tidak ada, silakan
hubungi saya. thanks
Julifin,
Pemimpin redaksi Dharma Prabha
081802726086
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Beyond belief | Religion and spirituality | Woman and spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
