Hansen Nugraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: [email protected]
From: "Hansen Nugraha" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 29 May 2006 10:05:11 +0700
Subject: [Dharmajala] Tiket Gratis Garuda Indonesia dan Adam Air

Garuda Indonesia dan Adam Air, menyediakan penerbangan gratis untuk mengangkut bantuan medis, paramedis, dan logistik kepada korban gempa bumi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penerbangan gratis tersebut mulai dilakukan terhitung sejak Minggu.
"Sore ini kita sudah siapkan satu armada untuk terbang kemanusiaan ke Solo dalam rangka mengangkut tenaga medis dan obat-obatan yang berasal dari Departemen Kesehatan," kata Direktur Operasi Garuda Ari Sapari di Jakarta, Minggu.
Ari menambahkan, selain satu penerbangan tersebut, pihaknya juga masih akan memberikan fasilitas terbang gratis berikutnya untuk tujuan kemanusiaan.
"Tapi tergantung dari situasinya," ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini seluruh penerbangan Garuda untuk tujuan Yogyakarta dialihkan ke Solo sambil menunggu perbaikan bandara Adi Sucipto yang rusak berat akibat gempa tersebut.
Jumlah penerbangan ke arah Yogyakarta pun dikurangi dari biasanya lima kali menjadi tiga kali sehari.
"Namun hingga saat semua penumpang masih bisa terangkut," katanya.
Sementara itu CEO Adam Air Gunawan Suherman mengungkapkan, pihaknya sejak Minggu menyiapkan 1.000 tiket gratis untuk tenaga dokter dan paramedis untuk tujuan penerbangan Solo.
Selain itu, Adam Air juga menyiapkan armadanya untuk bantuan logistik dan kantong darah dari PMI bagi korban gempa.
"Kita juga sudah membawa 10.000 kantong tidur dari Aceh ke Yogya," katanya.
Sumber:
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=101151


How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low PC-to-Phone call rates.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Beyond belief Religion and spirituality Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke