Hi Bro Gunawan,

Saya coba jawab yah

1. setelah menyadari lalu kita menerima uang hasil curian lalu digunakan. Sewaktu kita menyadari, nah itu belum ada kamma buruk. Sama seperti saya berkata, uang saya ini uang curian, setelah anda mengetahui, anda tidak melakukan kamma buruk.
Titik pentingnya ada saat penerima uangnya sedang menerima uang, apakah ada niat buruk ? Tapi sebelumnya supaya komunikasi kita ini mengena, saya coba deskripsikan apa yang ada dikepala saya saat saya menjawab pertanyaan Bro Wei.
Seorang pencuri setelah mencuri kemudian memutuskan utk mendanakan uang hasil curiannya. dia datang vihara lalu berkata kepada pengurus vihara kalau dia itu pencuri dan dia ingin berdana tapi uangnya itu hasil pencuriannya.  Sang penerima menyadari uang itu adalah hasil curian, dan niatnya baik dan menyadari kalau tidak akan ada efek buruk yang akan didapatkan (membahayakan dirinya atau orang lain). Karena itu dikatakan sang penerima tidak melakukan kamma buruk karena yg menerima menyadari apa yg dilakukannya itu dengan niat baik dan tidak akan merugikan atau membahayakan dirinya dan orang lain.

2. Waktu makan ayamnya hasil pembunuhan itu tidak berbuat kamma buruk pembunuhan, tetapi ketika "ayam itu dipotong karena kita beli" itulah kamma buruk itu dilakukan karena kita menyuruh sang pedagang utk menyembelih seekor ayam. Maka itu disarankan kalau mau beli ayam itu jangan pesan lalu disembelih, beli yang sudah sudah mati. Karena kita beli atau tidak ayam itu sudah mati juga. Contohnya di supermarket kan sudah tersedia. Ada atau tiada kita membeli, ayam itu sudah mati juga.

kita menilai kamma itu dari niatnya yang lalu dilakukan lewat pikiran, ucapan dan tindakan.
Hukum kamma itu bekerja pada level pikiran karena kehendak itulah yang dinamakan Kamma.

Kalau kita tidak "menyadari apa yang terjadi diluar sana", yah itu tidak melakukan kamma karena tidak ada niatnya loh.
Kalau kita "tidak mau tau, atau tidak peduli", itu artinya kita sadar tapi tetap melakukan juga, itu baru melakukan kamma buruk.

with Metta.
Sumedho Benny



Gunawan Muliawan <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [email protected]

06/03/2006 10:41 AM

Please respond to
[email protected]

To
[email protected]
cc
Subject
[Dharmajala] Re: Kasus ?





Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon Buddha

Dear Bro Benny,

Saya cuma mau tanya beberapa pertanyaan:
1. Kalau kita tahu (menyadari) uang itu hasil curian,
tapi kita terima dan digunakan. Waktu kita menyadari
hal tersebut sudah ada karmanya lom?

2. Misal kita beli ayam dipasar, kita tahu ayam itu
dipotong karena kita beli. Trus kita makan ayam itu di
rumah. Waktu mau makan ayam itu kita menyadari bahwa
ayam itu hasil pembunuhan karena kita beli, ada
karmanya ga?

Kita kadang tidak menyadari apa yang terjadi di luar
diri kita, tidak peduli dan tidak mau tahu, ntar ini
ada karmanya juga lho hehehe...

Be mindful

Gunawan

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
   http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
   [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
   http://docs.yahoo.com/info/terms/







** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Beyond belief Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke