Dari: Indavadi Baggio <[EMAIL PROTECTED]>

Namo Buddhaya,
Dan dalam diri orang yang telah terbebas juga tidak ada yang namanya 
Kamma, semua perbuatan mereka tidak lagi dilandasi dengan adanya 
nafsu keinginan yang nantinya akan berbuah pada Kamma, seperti yang 
telah saya katakan bukan batin atau diri yang harus dilenyapkan 
tetapi pandangan tentang adanya diri ini yang harus dilenyapkan, para 
Arahat telah melenyapkan semua pandangan yang ada sehingga pada 
dasarnya mereka telah mencapai kondisi kekekalan abadi dengan tanpa 
unsur nafsu, kamma, yang ada. Mengapa harus melenyapkan diri atau 
ke-akuan jika memang hal tersebut tidak pernah ada dan hanya 
merupakan pandangan atau pemikiran yang saja yang menghidupkan hal 
tersebut?, jika memang demikian adanya maka para bijaksana telah dan 
akan mampu mengendalikan semua hal tersebut sehingga bisa memutus 
segala kondisi yang ada dengan pikiran, bukankah pikiran merupakan 
awal dari segala tindakan?.

Sabbe Satta Bhavantu Sukkhitatt.
Saddhu3x
Irwan Sutejo Indavadi

============================
HUDOYO:

>[...] Mengapa harus melenyapkan diri atau ke-akuan jika memang hal 
>tersebut tidak pernah ada dan hanya merupakan pandangan atau 
>pemikiran yang saja yang menghidupkan hal tersebut?,
---------------------
"Aku tidak pernah ada" itu cuma teori atau doktrin atau dogma--tapi 
bukan kenyataan--dalam batin seorang manusia biasa. Doktrin itu 
dipelajari dari agama Budddha, tapi doktrin itu tidak pernah ada 
gunanya bagi batin orang yang bersangkutan; tetapi saja loba, dosa 
dan moha merajalela dalam batin sekalipun orang sudah menerima 
doktrin 'anatta'.

Dalam batin seorang manusia biasa selalu ada pikiran/kesadaran aku 
("Ini milikkku, ini aku, ini diriku."). Hanya di dalam batin seorang 
arahat, pikiran/kesadaran itu berakhir.

***

>jika memang demikian adanya maka para bijaksana telah dan akan mampu 
>mengendalikan semua hal tersebut sehingga bisa memutus segala 
>kondisi yang ada dengan pikiran, bukankah pikiran merupakan awal 
>dari segala tindakan?.
----------------------
Pikiran memang awal dari semua tindakan (baik dan buruk); oleh karena 
itu, pikiranlah yang menyeret orang lahir kembali (dalam alam yang 
menyenangkan maupun tidak menyenangkan). Tetapi itu bukan pembebasan, 
bukan nibbana, bukan "putusnya segala kondisi yang ada".

Pikiran pada dasarnya adalah sinonim dari aku/atta/ego. Oleh karena 
itu pikiran tidak mungkin bisa mencapai pembebasan, tidak mungkin 
bisa "memutus segala kondisi yang ada", si aku/atta tidak mungkin 
bisa mengakhiri aku/atta.

Pembebasan hanya muncul bila pikiran yang berpusat pada aku/atta 
berakhir. Di dalam vipassana-bhavana kita mengamati dengan pasif 
gerak-gerik pikiran, bukan menggunakan pikiran.

Salam,
Hudoyo








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/mDk17A/lOaOAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke