Hi Bro Junaidi,
Definisi Buddha itu bukankah sudah ada dipelajaran sekolah, internet, ensiklopedia dan buku2x lainnya ?
Singkat kata, Ada 3 jenis Buddha:
- Samma Sambuddha adalah mahluk yang mencapai nibbana dengan usaha sendiri dan bisa mengajarkan kepada mahluk lain.
- Savaka Buddha adalah mahluk yang mencapai nibbana dengan belajar dari pembabaran Dhamma seorang Samma Sambuddha. Dikenal juga dengan arahat.
- Pacekka Buddha adalah mahluk yang mencapai nibbana lewat usahanya sendiri tetapi tidak dapat mengajarkan kepada mahluk lain.
Jika seseorang mencapai nibbana lewat belajar dari ajaran samma sambuddha, yah namanya savaka Buddha a.k.a. Arahat.
Kalau belajar dari Samma Sambuddha tetapi tidak mencapai tingkat2x kesucian, yah lain cerita lagi.
Kalau sampai periode Buddha Sasana nya sudah lewat dan tidak ada Dhamma ajaran Samma SamBuddha lagi, dia harus mengembangkan dasa-parami nya utk menjadi Samma SamBuddha berikutnya atau menjadi Pacekka Buddha agar mencapai nibbana, which is a long way to go.
Meaning, pada kehidupan yg lampau Sang Buddha Gotama, beliau pernah belajar tetapi tidak mencapai tingkat2x kesucian (bukan berarti tidak ada potensi).
Contohnya pada jaman Buddha Kassapa (Kashyapa), sang bodhisatva (Buddha Gotama) adalah seorang Brahmin dengan nama jotipala. Beliau adalah murid Buddha Kassapa. Beliau pada saat itu tidak mencapai tingkat2x kesucian.
With Metta
Sumedho Benny
| TheHiddenDragon <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [email protected] 07/03/2006 04:00 PM
|
|
|
|
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
| Beyond belief | Religion and spirituality | Woman and spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
gifKdKhao686N.gif
Description: GIF image
