Ribuan Sumur Dibersihkan


KLATEN, KOMPAS - Akibat gempa melanda Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hingga saat ini ribuan sumur tidak bisa digunakan karena tertimbun reruntuhan dan airnya kotor. Selain menyalurkan bantuan air bersih, hingga kini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten membersihkan sumur-sumur yang kotor (latering).
Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi gempa yang tidak memiliki sumur, Pemerintah Kabupaten Klaten melalui DPU Klaten melaksanakan program pembuatan sumur pantek. Untuk program ini akhir pekan lalu Bupati Klaten menyatakan mengalokasikan dana sekitar Rp 600 juta.
Menurut Kepala DPU Klaten Bambang Agustiono saat ini sekitar 200 sumur telah dibersihkan. Rencananya program pembersihan sumur yang bekerjasama dengan Unicef ini akan membersihkan ribuan sumur, masing-masing sumur dialokasikan anggaran Rp 20.000.
“Bagi yang tidak punya sumur agar tidak terus tergantung pada bantuan air bersih yang disalurkan tangki-tangki PDAM, akan dibuatkan sumur pantek atau sumur gali sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Bambang.
Bantuan sumur pantek dan sumur gali terutama di lokasi gempa yang rusak parah seperti Bayat, Cawas, Gantiwarno dan lain-lain. Sumur dibuat dengan membor sedalam 20 meter.
Dari pengamatan Senin (10/7) hingga kini warga korban gempa masih bergantung pada air dari PDAM. Sejumlah warga di Desa Jabung, Gantiwarno, mengakui beberapa hari lalu ada petugas yang mendata untuk pembersihan sumur. (SON)


Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





SPONSORED LINKS
Beyond belief Religion and spirituality Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke