SEKUNTUM TERATAI UNTUK ANDA SEORANG CALON BUDDHA!
Di bawah ini ada sebuah Surat John Lennon yang dikutip dari THE LITTLE
CLOUD REPORT, June 1994, hal. 5, yang diterjemahkan oleh sahabat saya
yurika agustina, dimodifikasi dengan bahasa anak muda:
Roberts,
Gue mantan anggota The Beatles, nama gue John Lennon. Gue udah lama
pengen cerita tapi rasanya gue ngak kepengen ngadepin kenyataan hidup
gue. Gue ngak pernah ngelakuin hal-hal beginian sebelumnya, maka itu
gue pake obat-obatan
.kenyataan selalu nakutin buat gue. Emang gue
punya banyak sebagai anggota The Beatles yang terkenal di seluruh
dunia, tapi sebenarnya gue takut banget ngadepin problem-problem hidup
ini.
Gue nyesel..pernah ngomong kalo The Beatles lebih popular dari Yesus.
Gue bahkan enggak suka lagi sama diri gue sendiri, gue merasa
bersalah. Marilyn McCabe pernah nyoba nolong gue, dia bilang elo
selalu doain gue.
Sejarah hidup gue
..lahir di Liverpool, nyokap meninggal waktu gue
masih kecil. Umur 3 tahun, bokap gue ninggalin kita. Itu masa-masa
paling berat buat gue karena tante akhirnya yang besarin gue, padahal
gue suka cekcok ama dia. Masa kecil gue ngak bahagia, sering depresi.
Kangen terus ama nyokap gue. Mungkin kalo bokap gue kayak elo, gue
bisa jadi orang yang lebih baek.
Gue benci banget ama bokap gue karena dia ninggalin gue ama nyokap.
Pernah sekali waktu dia datengin gue pas abis acara `Hard day's night'
Cuma buat minta duit. Gue marah banget. Kalo enggak dihalangi ama
Paul, pasti gue udah bunuh dia. Apalagi waktu itu gue lagi pake obat.
Married ama Cynthia, gue dapet anak laki-laki, namanya John. Gue
kepaksa nikahin dia biar gue enggak cinta sama dia sama sekali. Abis
dia bikin gue malu, keliaraan kemana-mana hamil di luar nikah
jadi
kepaksa gue kawinin.
Cuma satu gue nyesel, karena John anak kita harus menderita, waktu
Cynthia nikah lagi. Semenjak itu kita enggak pernah ketemu, apalagi
Paul ama gue udah ngak ada kecocokan. Di situ awalnya kita berempat
berakhir
..persis kayak lagu yang gue ama Paul tulis : "Money can't
buy me love", itu benar banget
.
Maksud gue..gue menginginkan kebahagiaan. Gue gak mau terus-terusan
pake obat. Paul pernah ngomong : `elo sering ngejek gue karena enggak
mau pake, tapi nanti akhirnya elo yang bakal nyesel.'
Tolong jelasin ama gue, apa sich yang kekristenan bisa bikin buat gue
? apa itu Cuma kepalsuan ? bisa enggak Yesus mencintai gue ? gue
benar-benar pengen keluar dari neraka ini.
Sekarang gue lagi pake. Gue enggak bisa berhenti. Gue terima kasih
banget buat perhatian lo.
John Lennon
Saya tidak mengetahui dengan pasti apakah surat di atas itu
benar-benar berasal nyata ungkapan perasaan sang legendaris John
Lennon. Apakah mungkin John Lennon yang memiliki hampir seluruh
keinginan/impian manusia-manusia zaman ini - sangat terkenal,
kekayaan berlimpah, memiliki istri yang cantik, dan lain sebagainya -
dapat mengalami penyesalan atas hidupnya dan merasakan bahwa hidupnya
menderita??? Mungkinkah?
Tidaklah perlu dipusingkan apakah surat itu nyata atau tidak, tetapi
bukankah dalam kenyataan kehidupan kita sendiri juga ada beberapa yang
mengalami hal serupa seperti itu? Ada yang sudah kaya dan terkenal
tetapi akhirnya menjadi gila, memakai narkotika, bahkan ada yang bunuh
diri. Mungkin selama mereka hidup tidak terlihat ada masalah, kita
melihat mereka sebagai manusia yang dipenuhi oleh kebahagiaan, akan
tetapi kenyataannya kita tidak mengetahui bahwa ia sesungguhnya
menderita di dalam hatinya. Apakah anda termasuk salah satu orang
diantaranya? Sadarkah anda?
Mungkin kita merasa bahwa kondisi kita belumlah kaya, belumlah
terkenal, belumlah sukses, dan oleh karena itu kita mati-matian
bekerja berjuang mencari uang dan kedudukan untuk memenuhi segala
impian yang ada di benak kita - punya rumah pribadi kalo bisa yang
mewah, punya kendaraan pribadi kalo bisa juga yang mewah, punya
apartemen, handphone terbaru, pakaian mode terbaru, bisa jalan-jalan
ke luar negeri, dan segala macam impian berlebih-lebihan lainnya. Dan
kita mengerahkan segenap tenaga dan pikiran kita untuk berjuang
mendapatkannya, meskipun terkadang kita merasakan tertekan dan sedih,
kita merasakan hampa, kita tidak memahami jeritan hati kita. Sadarkah
anda?
Apakah yang ada di pikiran anda saat ini, apakah hanya uang, uang dan
uang? Kaya? Sukses? Status, status dan status? Terkenal? Jabatan lebih
tinggi? Apakah sebagian besar waktu anda dihabiskan untuk mereka?
Apakah hidup anda hanya untuk mereka? Sesempit itukah arti kehidupan
kita? Saking sempitnya terkadang membuat hati kita menjerit pun kita
tidak menyadarinya? Diri kita sudah dikendalikan oleh keserakahan?
Sadarkah anda?
Jangan sampai ketika anda berada di akhir kehidupan, ketika anda
mengetahui anda akan meninggal anda menyesal seperti John Lennon.
Bahkan sesungguhnya anda tidak mengetahui apakah anda akan hidup terus
sampai tua. Bisa jadi esok ada tsunami di sini dan kita meninggal.
Pada saat itu penyesalan tidak ada artinya lagi, waktu tidak dapat
diulang.
APAKAH MAKNA SEJATI KEHIDUPAN ANDA?
sekian bagian 5
Salam penuh kasih,
Dayapala
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/